LITERASIMEDIA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) kembali mencatat capaian besar dalam mendukung UMKM. Hingga Agustus 2025, volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelontorkan perusahaan ini telah menembus Rp100 triliun.
Penjaminan tersebut menjangkau 1,58 juta UMKM di seluruh Indonesia, sekaligus menyerap tenaga kerja hingga 7,9 juta orang. Angka ini menunjukkan kontribusi signifikan Jamkrindo terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Krisna Johan, mengatakan KUR adalah program strategis untuk memperkuat akses permodalan UMKM yang sering terkendala agunan maupun status bankable. “Jamkrindo berperan menjembatani UMKM layak (feasible) agar bisa memperoleh pembiayaan,” ujarnya.
Selain memberi akses modal, penjaminan Jamkrindo juga meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan dalam menyalurkan kredit. “Dengan adanya penjaminan, bank bisa lebih percaya diri menyalurkan pembiayaan secara massif dan inklusif,” tambah Krisna.
Sejak diluncurkannya KUR generasi pertama hingga Agustus 2025, total volume penjaminan KUR Jamkrindo telah mencapai Rp1.125 triliun dengan 32,1 juta debitur UMKM terjamin. Program ini turut menciptakan 47,3 juta lapangan kerja, memperkuat perekonomian kerakyatan, sekaligus menjaga pemerataan kesejahteraan.
Jamkrindo, yang berdiri sejak 1970, juga aktif dalam program strategis pemerintah lainnya seperti fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) hingga program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Dengan pengalaman panjang, perusahaan ini tetap menjaga kinerja positif melalui asesmen yang ketat dan penerapan prinsip know your customer. (Klo).









