Jamkrindo Catat Penjaminan KUR Rp100 Triliun, Dorong 1,58 Juta UMKM Tumbuh

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASIMEDIA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) kembali mencatat capaian besar dalam mendukung UMKM. Hingga Agustus 2025, volume penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelontorkan perusahaan ini telah menembus Rp100 triliun.

Penjaminan tersebut menjangkau 1,58 juta UMKM di seluruh Indonesia, sekaligus menyerap tenaga kerja hingga 7,9 juta orang. Angka ini menunjukkan kontribusi signifikan Jamkrindo terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Krisna Johan, mengatakan KUR adalah program strategis untuk memperkuat akses permodalan UMKM yang sering terkendala agunan maupun status bankable. “Jamkrindo berperan menjembatani UMKM layak (feasible) agar bisa memperoleh pembiayaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Transformasi Berbuah Hasil, Jamkrindo Juara Annual Report Award 2024

Selain memberi akses modal, penjaminan Jamkrindo juga meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan dalam menyalurkan kredit. “Dengan adanya penjaminan, bank bisa lebih percaya diri menyalurkan pembiayaan secara massif dan inklusif,” tambah Krisna.

Sejak diluncurkannya KUR generasi pertama hingga Agustus 2025, total volume penjaminan KUR Jamkrindo telah mencapai Rp1.125 triliun dengan 32,1 juta debitur UMKM terjamin. Program ini turut menciptakan 47,3 juta lapangan kerja, memperkuat perekonomian kerakyatan, sekaligus menjaga pemerataan kesejahteraan.

Baca Juga :  Permudah Pengurusan NIB, DPMPTSP Kota Sukabumi Gencarkan Pelayanan Si Jimat Boss

Jamkrindo, yang berdiri sejak 1970, juga aktif dalam program strategis pemerintah lainnya seperti fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) hingga program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Dengan pengalaman panjang, perusahaan ini tetap menjaga kinerja positif melalui asesmen yang ketat dan penerapan prinsip know your customer. (Klo).

Berita Terkait

Pembahasan APBD 2027 Bergulir, Pemkab dan DPRD Sukabumi Fokus Jaga Fiskal dan Percepat Pembangunan
DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket
GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga
Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:20 WIB

Pembahasan APBD 2027 Bergulir, Pemkab dan DPRD Sukabumi Fokus Jaga Fiskal dan Percepat Pembangunan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Berita Terbaru