Soal Isu Keracunan MBG, PC PMII Kota Sukabumi Persoalkan SLHS

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Isu keracunan makanan yang sempat mengemuka dalam program Makanan Bergizi (MBG) menjadi sebuah alarm bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Ketua PC PMII Kota Sukabumi, Bahrul Ulum, mengatakan terungkapnya fakta bahwa sebagian besar dapur yang terlibat belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menunjukkan adanya celah serius dalam standar keamanan pangan.

“Kondisi ini menegaskan bahwa jaminan keamanan pangan tidak bisa dipandang sebelah mata dan harus menjadi prioritas utama,” ujar Bahrul, pada Senin (29/9).

Menurutnya, sertifikasi ini bukan hanya sekadar formalitas administratif, melainkan manifestasi nyata dari komitmen serius terhadap perlindungan kesehatan dan keselamatan konsumen.

“Kepemilikan sertifikat ini membuktikan bahwa suatu usaha telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ketat, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian,” ucapnya.

Baca Juga :  Sekda dan Ketua DPRD Kota Sukabumi Tanggapi Tuntutan GMNI Soal TKPP

Ia menegaskan, SLHS memiliki peran vital sebagai instrumen perlindungan masyarakat dari risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan dan minuman,” jelasnya.

“Jadi dokumen ini merupakan jaminan resmi bahwa suatu Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) atau jasa boga telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang diwajibkan oleh pemerintah,” katanya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011, higiene sanitasi adalah upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi makanan, baik dari bahan baku, personel, tempat, maupun peralatan, agar aman dikonsumsi.

“Maka daripada itu, PC PMII Kota Sukabumi mendorong terhadap Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk melakukan pengawasan, pembinaan, dan sertifikasi terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah Kota kota Sukabumi,” tegasnya.

Baca Juga :  SPPG Sukabumi Bantargadung Resmikan Program Makanan Bergizi Gratis

Pihaknya menilai bahwa hal ini sangat perlu perhatian serius, agar kejadian yang terjadi di beberapa daerah tidak terulang kembali. Ia juga menilai dari 8.583 jumlah SPPG yang sudah beroperasi, hanya baru 34 yang sudah mengantongi SLHS.

“Kami PC PMII Kota Sukabumi mendorong SPPG yang sudah beroperasi dan yang belum untuk segera memproses SLHS kepada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Supaya program MBG ini berjalan sebagaimana mestinya dan menciptakan rasa aman bagi penerima program MBG. Kalau tidak ada sertifikasi, wajib Pemerintah Kota Sukabumi untuk memberhentikan sementara. sampai proses sertifikasi selesai,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru