HGN 2025, Iman Adinugraha Ajak Refleksi Peran Guru dan Desak Pemerataan Kesejahteraan

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Di banyak sekolah di penjuru negeri, pagi ini suasana terasa berbeda. Senyum para guru tampak lebih lebar, seragam batik khas Hari Guru Nasional (HGN) kembali memenuhi ruang-ruang kelas, dan ucapan terima kasih mengalir dari para siswa. Namun di balik kemeriahan sederhana itu, masih tersimpan berbagai pekerjaan rumah besar dalam dunia pendidikan Indonesia.

Bagi Iman Adinugraha, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, HGN 2025 bukan sekadar peringatan tahunan. Ia memandang hari ini sebagai refleksi sebuah jeda singkat untuk menghargai para pendidik, sekaligus mengingatkan pemerintah bahwa komitmen terhadap kesejahteraan guru tidak boleh sekadar berhenti pada slogan.

“Guru adalah pilar kemajuan bangsa. Mereka hadir bukan hanya sebagai pengajar, tapi juga sahabat, penggerak moral, dan penjaga masa depan. Di Hari Guru ini, apresiasi kita harus diwujudkan dalam kebijakan nyata, bukan hanya seremonial,” pada Selasa (25/11).

Baca Juga :  Merawat Soliditas Kader, PAC se Kabupaten Sukabumi Ikuti Jambore dan Dikpol DPD Demokrat Jabar

Iman menyampaikan rasa hormatnya kepada para guru yang tetap mengabdikan diri meski bekerja di tengah keterbatasa, terutama mereka yang bertahun-tahun mengajar sebagai honorer, namun belum sepenuhnya merasakan keadilan dalam hal kesejahteraan maupun status kepegawaian.

Menurutnya, kesenjangan antara guru ASN dan honorer menjadi isu klasik yang tak boleh lagi ditunda penyelesaiannya. “Saya sering bertemu guru honorer yang sudah mengajar puluhan tahun. Dedikasinya luar biasa, tapi kesejahteraannya masih jauh dari layak. Ini bukan hanya masalah administratif, tapi soal keadilan,” tegasnya.

Tak berhenti pada isu pengajar, Iman juga menyoroti fasilitas pendidikan yang belum merata, termasuk di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi. Ia menyebut bahwa sekolah dengan ruang kelas rusak, laboratorium minim, dan akses digital terbatas masih menjadi realitas yang dialami banyak siswa.

“Setiap anak berhak belajar di tempat yang aman dan layak. Pemerataan fasilitas pendidikan harus menjadi prioritas nasional. Jangan sampai ada daerah yang terus tertinggal hanya karena infrastruktur pendidikannya dibiarkan apa adanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Respon Ketua DPRD Kota Sukabumi Soal Dana Pusat Terancam Dipangkas Rp159 Miliar

Di momen peringatan HGN 2025 ini, Iman mengajak seluruh guru untuk tetap menjaga api semangat mengajar. Ia juga berharap pemerintah menjadikan hari ini sebagai titik awal untuk mempercepat perbaikan kebijakan pendidikan di Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh guru di tanah air. Tetaplah menjadi cahaya yang menerangi langkah anak-anak bangsa. Semoga perjuangan dan pengabdian para guru semakin dihargai melalui kebijakan yang berpihak kepada mereka,” tutupnya.

Hari Guru Nasional 2025 pun kembali menjadi pengingat, pendidikan Indonesia tidak hanya ditopang oleh kurikulum, anggaran, atau teknologi, melainkan oleh sosok-sosok pendidik yang setiap hari memberikan hati dan hidupnya untuk masa depan bangsa. (Kio).

 

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru