Bappeda Kota Sukabumi Targetkan Integrasi Penuh Satu Data Indonesia di 2026

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mengambil langkah proaktif untuk memastikan seluruh perencanaan pembangunan daerah berbasis pada data yang akurat.

Melalui penguatan penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI), Bappeda menargetkan integrasi data sektoral tuntas pada tahun 2026.

Langkah ini dipertegas dalam rapat koordinasi teknis yang digelar Bappeda bersama Diskominfo dan BPS Kota Sukabumi, pada Senin (13/1).

Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Kota Sukabumi, Asep Supriadi, menegaskan bahwa visi besar Bappeda adalah menciptakan kebijakan yang tepat sasaran. Meski komitmen kepemimpinan (Data Leadership) sudah meraih skor sempurna 100, Bappeda fokus membenahi sisi teknis penyelenggaraan yang masih di angka 40,03.

”Tugas kami di Bappeda adalah memastikan setiap angka yang masuk benar-benar valid. Kami menuntut kedisiplinan dari setiap produsen data (SKPD) untuk mengirimkan dataset sesuai jadwal. Tanpa data yang sinkron, perencanaan pembangunan tidak akan optimal,” ujar Asep.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi: Beasiswa Harus Jadi Prioritas Peningkatan SDM

Bappeda juga menempatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pilar utama integrasi. Fokusnya adalah menyatukan indikator sosial ekonomi agar perencanaan anggaran di masa depan lebih presisi.

Selain itu, Bappeda melakukan kurasi ketat terhadap indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Dari ratusan indikator global, Bappeda telah memetakan 130 indikator prioritas yang paling relevan dengan kebutuhan masyarakat Kota Sukabumi.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Bappeda Kota Sukabumi, Nenden Eviyanti, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari tumpang tindih data.

Baca Juga :  Hattrick Juara! Persib Resmi Jadi Raja Liga Indonesia Sepanjang Masa

”Kita tidak ingin redundansi. Bappeda ingin membangun budaya kerja di mana setiap data memiliki definisi operasional yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Nenden.

Bappeda akan mengawal empat aspek krusial dalam sisa waktu menuju target 2026, diantaranya Standar Geospasial: Memastikan data keruangan terintegrasi. Kemudian Interoperabilitas: Metadata yang terstandardisasi agar antar-sistem bisa saling “berbicara”.

Selanjutnya, Data SPM: Memastikan Standar Pelayanan Minimum masyarakat terpantau real-time. Terakhir, Analisis Sektor Keuangan: Memperkuat data perpajakan (tax ratio) untuk kemandirian fiskal daerah.

Melalui koordinasi intensif ini, Bappeda Kota Sukabumi optimis SDI bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fondasi utama bagi kemajuan kota yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru