DPRD Panggil Disporapar Soal Kerusakan Stadion Surya Kencana Usai Konser

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi memanggil Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat untuk mengklarifikasi polemik kerusakan Stadion Surya Kencana usai digunakan untuk kegiatan konser.

Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Bambang Herawanto, mengatakan pemanggilan dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang beredar, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Kami melihat adanya keluhan masyarakat terkait kerusakan di beberapa titik Stadion Surya Kencana. Karena itu, Komisi III ingin mengklarifikasi langsung kepada Disporapar,” ujarnya, Selasa (28/4).

Dalam rapat tersebut, Komisi III menyoroti aspek regulasi penggunaan aset daerah, khususnya terkait mekanisme perizinan dan besaran retribusi yang sempat menimbulkan perbedaan informasi di publik.

“Yang ingin kita dalami itu terkait regulasi penggunaan aset dan nilai retribusi. Kemarin sempat muncul perbedaan angka Rp17,5 juta dan Rp35 juta,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa perbedaan tersebut sebenarnya hanya soal durasi pemakaian. Retribusi penggunaan stadion ditetapkan sebesar Rp17 juta per hari, sehingga jika digunakan lebih dari satu hari, totalnya mencapai sekitar Rp34 juta.

Baca Juga :  Iman Adinugraha Suarakan Pariwisata Sukabumi yang Menunggu Sentuhan Infrastruktur dari Kemenpar RI

Komisi III DPRD menilai kegiatan konser pada dasarnya memberikan dampak positif karena mampu mendorong ekonomi kreatif serta berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, pengelolaan di lapangan dinilai masih perlu evaluasi.

“Permasalahan kemarin lebih kepada lambatnya penanganan pasca kegiatan, seperti pembersihan sampah dan kondisi lapangan,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi langkah perbaikan yang telah dilakukan oleh penyelenggara bersama Disporapar.

“Perbaikan sudah dilakukan, termasuk fasilitas di luar lapangan. Saat ini stadion sudah bisa digunakan kembali,” katanya.

Salah satu poin penting yang menjadi sorotan adalah belum adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang rinci antara pemerintah daerah dan pihak penyelenggara kegiatan. Selama ini, penggunaan stadion dinilai hanya mengacu pada izin pemakaian yang belum cukup kuat dalam mengatur tanggung jawab.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Jadi Titik Awal, Kota Sukabumi Siapkan Lompatan Infrastruktur

“Ke depan harus dibuat PKS yang lebih detail, mencakup kebersihan, keamanan, hingga tanggung jawab jika terjadi kerusakan,” tegasnya.

Selain itu, Komisi III juga menyoroti potensi pajak hiburan dari kegiatan konser yang dinilai belum optimal dalam menyumbang PAD.

“Penggunaan aset itu sifatnya sewa. Tapi karena ini kegiatan hiburan, harus ada pajak hiburan yang masuk ke PAD,” tambahnya.

Komisi III DPRD juga mengingatkan agar tidak terjadi lagi keterlambatan penanganan pasca kegiatan yang dapat memicu sorotan publik.

“Begitu kegiatan selesai, harus langsung dilakukan pembersihan dan pemulihan. Jangan menunggu hingga viral,” ujarnya.

Bambang menegaskan, penggunaan stadion untuk kegiatan non-olahraga pada prinsipnya tidak menjadi masalah selama sesuai aturan. Namun, dampak fisik dan pengelolaan di lapangan harus diantisipasi secara maksimal.

“Penggunaan tidak masalah, tapi dampaknya harus dikelola dengan baik,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru