Jamkrindo Dinilai Berhasil Perkuat UMKM, IFG Tekankan Dampak Berkelanjutan

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sepanjang 2025 mendapat apresiasi dari Indonesia Financial Group (IFG). Perusahaan penjaminan tersebut dinilai tidak hanya solid dari sisi bisnis, tetapi juga berhasil menghadirkan dampak nyata bagi penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sepanjang tahun lalu, Jamkrindo mencatatkan volume penjaminan mencapai Rp247,57 triliun dengan jangkauan lebih dari 5,56 juta UMKM dan koperasi di seluruh Indonesia. Angka tersebut memperlihatkan peran strategis Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong inklusi keuangan.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menilai capaian tersebut sebagai indikator keberhasilan pendekatan bisnis yang tidak semata mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan.

Baca Juga :  Dinas PU Kabupaten Sukabumi Perketat Monitoring Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Pajagan–Cikiray

“Jamkrindo mampu menunjukkan keseimbangan antara kinerja finansial dan kontribusi sosial. Pendampingan terhadap UMKM agar naik kelas menjadi bagian penting dari strategi tersebut,” ujarnya.

Dari sisi keuangan, Jamkrindo membukukan laba bersih sebesar Rp1,05 triliun dengan total aset mencapai Rp30,86 triliun. Kinerja ini didukung oleh pengelolaan risiko yang terukur di tengah meningkatnya aktivitas penjaminan.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Krisna Johan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kontribusi dalam ekosistem pembiayaan nasional.

Baca Juga :  Jamkrindo Gelar Edukasi Kesehatan Mental untuk Cegah Perundungan di Sekolah Dasar

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan penjaminan serta memperluas program pemberdayaan agar UMKM dan koperasi bisa tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Tak hanya berfokus pada akses pembiayaan, Jamkrindo juga aktif mendorong peningkatan kapasitas usaha pelaku UMKM, membuka peluang pasar, serta memperluas inklusi bagi kelompok rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.

IFG menilai langkah tersebut sejalan dengan prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG), yang kini menjadi arah utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menciptakan pertumbuhan yang lebih merata. (kio).

Berita Terkait

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Diren Pandimas Audiensi dengan Kementerian ESDM, Dorong Geotermal Cisolok-Cikakak Segera Dimulai
Diren Pandimas Tegaskan Pemuda Sukabumi Siap Kawal PSN Geotermal Cisolok-Cikakak
BPS Catat Inflasi Kota Sukabumi 2,47 Persen, Harga Pangan Masih Aman
Stabilkan Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Sukabumi Targetkan GPM di 35 Lokasi
Stiker Tunggakan Pajak Dicabut dari Resto Skilo, BPKPD Sukabumi Ungkap Komitmen Berikutnya
DPRD Kabupaten Sukabumi Mulai Kunci Arah Anggaran, Perubahan APBD 2026 Masuk Pembahasan
Penerimaan Pajak Daerah Kota Sukabumi Semester I 2026 Tembus Rp33,6 Miliar, Naik 21,4 Persen
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Diren Pandimas Audiensi dengan Kementerian ESDM, Dorong Geotermal Cisolok-Cikakak Segera Dimulai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Diren Pandimas Tegaskan Pemuda Sukabumi Siap Kawal PSN Geotermal Cisolok-Cikakak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:10 WIB

BPS Catat Inflasi Kota Sukabumi 2,47 Persen, Harga Pangan Masih Aman

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Stabilkan Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Sukabumi Targetkan GPM di 35 Lokasi

Berita Terbaru