Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Aksi Lempar Sabu dari Luar Tembok Penjara

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono (tengah), saat menggelar konferensi pers terkait penemuan bakso berisi sabu yang dilempar dari luar tembok lapas. (Foto: Boy)

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono (tengah), saat menggelar konferensi pers terkait penemuan bakso berisi sabu yang dilempar dari luar tembok lapas. (Foto: Boy)

LITERASI MEDIA – Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi kembali berhasil digagalkan petugas. Sebungkus bakso yang diduga berisi sabu-sabu ditemukan setelah dilempar dari luar tembok lapas pada Senin (22/6) dini hari.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali terpantau melalui kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 04.23 WIB. Saat itu terlihat sebuah benda berupa plastik hitam berbentuk bola masuk ke area lapas setelah diduga dilempar dari luar.

“Sekitar pukul 04.38 WIB barang tersebut ditemukan dan langsung diamankan petugas karena dianggap mencurigakan. Saat kontrol sebelumnya barang itu belum ada,” ujar Budi, kepada awak media, Selasa (22/6).

Menurutnya, barang tersebut diamankan oleh komandan jaga yang bertugas malam itu bersama petugas keamanan piket. Setelah diperiksa, petugas menemukan sebuah bakso yang dibungkus plastik hitam dan dilapisi lakban.

Saat bakso dibelah, petugas menemukan bungkusan plastik klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat sekitar satu gram.

Baca Juga :  Pasar Murah Digelar di 30 Titik, Pemkot Sukabumi Kucurkan Rp2 Miliar untuk Kendalikan Inflasi

Mengetahui temuan tersebut, petugas segera melaporkannya kepada Kalapas. Selanjutnya, pihak lapas langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dari Polres Sukabumi Kota untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kurang lebih 15 menit setelah laporan disampaikan, pihak kepolisian datang ke lokasi untuk memeriksa barang bukti dan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara,” kata Budi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kuat barang yang ditemukan tersebut merupakan sabu-sabu seberat sekitar satu gram. Petugas kepolisian juga meninjau lokasi jatuhnya barang dan melihat rekaman CCTV yang menunjukkan benda tersebut masuk dari arah luar lapas.

Setelah dilakukan pengecekan, barang bukti kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.

Budi mengungkapkan, pihaknya juga telah menelusuri rekaman CCTV di area luar lapas guna mengidentifikasi pelaku pelemparan. Namun hingga saat ini identitas pelaku belum dapat dipastikan.

“Banyak aktivitas masyarakat yang melintas di jalan sekitar lapas pada waktu itu. Kami tidak bisa menuduh siapa pun karena tidak ada rekaman yang secara jelas memperlihatkan pelaku melempar barang tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Kota Sukabumi Kucurkan Rp681 Juta untuk Jaminan BPJS Pekerja Rentan

Ia menambahkan, kondisi yang masih gelap pada waktu kejadian serta keberadaan pohon besar di sisi jalan diduga menjadi faktor yang menghambat pengawasan kamera CCTV terhadap area luar lapas.

Meski demikian, Budi menegaskan keberhasilan penggagalan penyelundupan ini menunjukkan komitmen petugas dalam mencegah masuknya narkoba maupun barang terlarang lainnya ke dalam lapas.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program penguatan pengawasan dan deteksi dini yang terus ditekankan oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

“Tidak ada pembiaran terhadap barang-barang terlarang di dalam lapas, termasuk narkoba. Temuan ini langsung kami laporkan dan serahkan kepada pihak kepolisian. Ke depan, pengawasan akan terus kami tingkatkan agar upaya penyelundupan narkoba maupun barang terlarang lainnya dapat dicegah,” tegasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru