Jangan Salah Pilih dan Alamat, Hanya H. Syahril, Pengobatan Tradisional Mak Irot Sang Legenda Reparasi Vitalitas Pria

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Almarhumah Mak Irot dikenal sebagai tokoh legendaris dalam pengobatan tradisional khusus pria. Namanya tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga di mancanegara. Sejak tahun 1980, beliau telah membantu banyak orang melalui metode tradisional yang dipercaya mampu meningkatkan vitalitas laki-laki secara alami.

Kini, ilmu pengobatan warisan Mak Irot telah diteruskan oleh cucu pertamanya, Haji Syahril, putra dari H. Royani. Sejak tahun 1992, Haji Syahril mulai membuka praktik mandiri di kediamannya yang berlokasi di Kampung Benteng RT01/005, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Haji Syahril, mayoritas pasien yang datang memiliki keluhan terkait performa dan kepercayaan diri, khususnya dalam hal stamina serta ukuran organ vital. “Pasien menginginkan hasil yang optimal – lebih panjang, besar, kuat, dan tahan lama, tentunya tanpa efek samping,” ujarnya.

Beliau menambahkan, metode pengobatan dilakukan secara langsung di tempat praktik, dengan pendekatan tradisional seperti pijat di titik-titik tertentu yang telah dipelajari secara turun-temurun. Hasil pengobatan diklaim bisa langsung terlihat oleh pasien.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, 532 Botol Miras Disita

Pasien yang datang pun berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Bandung, Padang, Papua, Kalimantan, hingga Sumbawa. Bahkan, beberapa pasien datang dari luar negeri seperti Oman, Singapura, dan Malaysia.

Tahapan pengobatan diawali dengan sesi deteksi awal keluhan melalui teknik pijat khusus, kemudian dilanjutkan dengan pengaplikasian ramuan tradisional rahasia keluarga. “Insya Allah, dengan doa dan ramuan warisan nenek, hasilnya nyata. Ukuran dan hasil akhir disesuaikan dengan keinginan pasien,” ujar H. Syahril.

Ia juga menegaskan bahwa sebagian besar pasien hanya membutuhkan satu kali terapi untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Bahkan, banyak di antaranya yang sebelumnya telah mencoba pengobatan lain namun merasa baru merasakan hasil memuaskan setelah datang ke tempatnya. “Jika ada yang pernah mencoba di tempat lain namun belum berhasil, kami siap membantu – bahkan tanpa biaya.”

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu Lakukan Perbaikan Jalan Berlubang

Terkait tarif, Haji Syahril menyampaikan bahwa tidak ada patokan harga tetap. Biaya pengobatan akan disesuaikan dengan jenis keluhan dan tingkat penanganannya. Bagi yang berminat, bisa langsung datang atau menggunakan layanan antar jemput dengan menghubungi nomor 081329730022 atau 081268128333.

Lokasi praktik cukup strategis, berada di pinggir jalan utama dan mudah diakses. Dari arah Sukabumi – Palabuhanratu, cukup belok kiri di pertigaan Alfamart sebelum Desa Jayanti. Sementara dari arah Banten, Palabuhanratu, bisa masuk melalui pertigaan Slamet ke Jalan Rawa Kalong, sekitar 3,5 km dari jalan raya.

Praktik buka setiap hari selama 24 jam kecuali hari Jumat. Haji Syahril juga mengimbau calon pasien agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan atau tiruan dari praktiknya. (Kio).

 

 

 

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru