Hari Ini, Sejumlah Harga Cabai di Pasar Kota Sukabumi Merangkak Turun

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi komoditas cabai yang dijual di pasar tradisional. Foto: Istimewa.

Ilustrasi komoditas cabai yang dijual di pasar tradisional. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Sejumlah komoditas cabai yang dijual di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede Kota Sukabumi saat ini terpantau mengalami penurunan harga, pada Sabtu (25/10).

Adapun penyebab sejumlah harga komoditas cabai itu mengalami penurunan akibat faktor cuaca dan pasokan yang meningkat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Koperasi, Usaha, Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, sejumlah komoditas cabai yang mengalami penurunan harga yaitu cabai merah besar TW, cabai merah besar lokal, cabai merah keriting, cabai hijau besar, dan cabai keriting hijau.

Baca Juga :  DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Kasi Pengawasan Barang dan Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki, mengatakan harga cabai merah besar TW itu turun dari Rp50 ribu menjadi Rp45 ribu perkilogram, dan harga cabai merah besar lokal turun dari Rp60 ribu menjadi Rp50 ribu perkilogram.

Selanjutnya, harga cabai merah keriting turun dari Rp60 ribu menjadi Rp50 ribu perkilogram, kemudian harga cabai hijau besar turun dari Rp28 ribu menjadi Rp18 ribu perkilogram, lalu harga cabai keriting hijau turun dari Rp25 ribu menjadi Rp20 ribu perkilogram.

Baca Juga :  Permudah Akses Masyarakat, Imigrasi Tangerang Layani Paspor di Mall Setiap Sabtu

“Jadi untuk faktor turunnya sejumlah harga komoditas cabai ini disebabkan pasokannya yang meningkat, sedangkan permintaan tetap, sehingga hal itu yang membuat harga terkoreksi turun,” tandasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Pembahasan APBD 2027 Bergulir, Pemkab dan DPRD Sukabumi Fokus Jaga Fiskal dan Percepat Pembangunan
DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket
GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi
Dirut Bulog Sidak Pasar Cisaat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kilogram
Dari Bangkok ke Cikembar, Iman Adinugraha Menemukan Wajah Industri yang Berpihak pada Warga
Pendapatan Daerah Kota Sukabumi Tembus Rp312 Miliar per Maret 2026, PAD Tumbuh Signifikan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:20 WIB

Pembahasan APBD 2027 Bergulir, Pemkab dan DPRD Sukabumi Fokus Jaga Fiskal dan Percepat Pembangunan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:44 WIB

Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru