1.310 Anak Binaan Dapat Pengurangan Masa Pidana di Hari Anak Nasional

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA- Pada Hari Rabu 23 Juni 2025 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 1.310 Anak Binaan di seluruh Indonesia di Hari Anak Nasional.

Nah, Dari jumlah tersebut sebanyak 38 Anak Binaan langsung bebas usai mendapat PMP HAN II, sedangkan 1.272 Anak Binaan masih harus menjalankan pembinaan setelah diberikan PMP HAN I.

Pada PMP HAN I, sebanyak 938 Anak Binaan menerima PMP sebanyak 1 bulan; 174 Anak Binaan menerima PMP sebanyak 2 bulan; 143 Anak Binaan menerima PMP 3 bulan; dan 17 Anak Binaan menerima PMP 4 bulan.

Sementara untuk PMP HAN II, sebanyak 23 Anak Binaan menerima PMP 1 bulan; 8 Anak Binaan menerima PMP 2 bulan; dan 7 Anak Binaan menerima PMP 3 bulan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menuturkan PMP memiliki beberapa manfaat, yakni untuk meningkatkan motivasi dan perilaku positif, mempercepat reintegrasi sosial, mengurangi beban psikologis, memperkuat hubungan keluarga, serta membangun harapan dan masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  SP3JB Usul Pemakzulan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke DPRD Jabar

“PMP merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai penghargaan kepada Anak Binaan yang telah berbuat baik dan memperbaiki diri. Ini menjadi indikator Anak Binaan telah menaati peraturan dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” kata Agus mengutip CNN, Rabu 23 Juni.

Agus berharap PMP HAN dijadikan semangat dan tekad bagi Anak Binaan untuk mengisi hari-hari dengan memperbanyak kegiatan bermanfaat.

Dia turut mengapresiasi seluruh petugas Pemasyarakatan yang telah menjalankan tugas dan kewajiban dalam membina Warga Binaan serta jajaran pemerintah, instansi, dan lembaga sosial terkait yang telah berpartisipasi mendukung tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Agus menjelaskan fokus utama Anak binaan khususnya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) adalah pendidikan dan peningkatan kemampuan dan keterampilan, yaitu pendidikan formal SD, SMP dan SMA, pendidikan informal program Paket A, B,C, serta program pengembangan bakat dan keterampilan.

“Kami bangga tidak sedikit Anak Binaan kami dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan berbekal ijazah yang mereka dapat saat sekolah di LPKA. Bahkan, cukup banyak yang sukses mendapatkan pekerjaan yang bergengsi,” ucap Agus.

Baca Juga :  Demo 25 Agustus, Massa Mahasiswa Serukan DPR Dibubarkan

“Itulah sebenarnya tujuan pentingnya, selain mereka menyadari kesalahannya juga menjadikan mereka generasi tangguh, intelektual dan mandiri. Karena sekali lagi mereka bagian dari generasi emas Indonesia,” lanjut dia.

Pada tahun ini, penerima PMP HAN terbanyak berasal dari Sumatera Utara sebanyak 163 Anak Binaan, Jawa Timur dengan 132 Anak Binaan, dan Jawa Barat dengan 97 Anak Binaan.

Melalui PMP HAN, negara disebut menghemat biaya makan Anak Binaan sebesar Rp939.930.000,00.

PMP bagi Anak Binaan merupakan bagian dari pendekatan rehabilitatif yang menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama.

Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Itulah, informasi yang dikutip dari berbagai sumber. Semoga menambah informasi kalian semua!

Berita Terkait

Dari Istana Presiden untuk Sukabumi, Refleksi Diren Pandimas tentang Semangat Generasi Muda
Jadi Anggota Paskibraka Upacara Istana Dapat Honor dan Bonus? Ini Besarannya
Siap-siap! Pemerintah Bakal Kejar Potensi Pajak dari Pemilik Rumah yang Disewakan
Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Dari Istana Presiden untuk Sukabumi, Refleksi Diren Pandimas tentang Semangat Generasi Muda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Jadi Anggota Paskibraka Upacara Istana Dapat Honor dan Bonus? Ini Besarannya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Siap-siap! Pemerintah Bakal Kejar Potensi Pajak dari Pemilik Rumah yang Disewakan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Berita Terbaru