Waspada! Ketamin dan Etomidate jadi Tren Baru Narkoba di Indonesia

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto ikut musnahkan barang bukti narkoba. 
Foto: Istimewa

Prabowo Subianto ikut musnahkan barang bukti narkoba. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA- Baru-baru ini ramai jadi perbincangan di publik bahwa ada tren narkoba baru yaitu Ketamin dan Etomidate di indonesia, benarkah itu?

Hal ini di benarkah oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Ketamin  dan Etomidate menjadi tren baru
penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Hal ini juga disampaikan Sigit dalam acara pemusnahan barang bukti 214,48 ton narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Rabu (29/10).

Baca Juga :  PT Jamkrindo Perkuat Literasi Industri Penjaminan di Universitas Andalas

“Hasil temuan di lapangan saat ini telah terjadi tren baru, yang cukup mengkhawatirkan. Yaitu maraknya penggunaan senyawa berbahaya berupa ketamin, yang digunakan dengan cara dihirup melalui hidung, serta etomidate yang dicampur dengan liquid vape dan kemudian dihisap menggunakan pods,” tutur Sigit.

Disampaikan Sigit, penyalahgunaan kedua senyawa itu masih bisa diatur dalam sebuah produk hukum. Alhasil, tidak biaa dilakukan proses pidana terhadap para penggunanya.

Baca Juga :  Simak! Prakiraan Cuaca Jawa Barat 28 Agustus 2025

Karenanya, Sigit menyebut saat ini Polri tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah lembaga lain untuk mencari terobosan hukum terkait penggunaan kedua senyawa tersebut.

“Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek, dituangkan dalam lampiran Kemenkes terkait penggolongan narkotika,” ucap Sigit.

“Dengan demikian diharapkan kedepannya penyalahgunaan dua senyawa berbahaya tersebut dapat dipidana,” sambungnya.(pau)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 15 Mei 2026: Sukabumi Potensi Hujan Siang Hari
Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tetap Stabil, Soroti Permainan Harga di Lapangan
Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 Triliun, Wagub Kalbar Bakal Cium Lutut KDM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:16 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:58 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 15 Mei 2026: Sukabumi Potensi Hujan Siang Hari

Selasa, 21 April 2026 - 13:31 WIB

Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tetap Stabil, Soroti Permainan Harga di Lapangan

Berita Terbaru