Jejak Kemenangan Sudewo di Pati yang Kini Terancam Dimakzulkan

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Bupati Pati, Sudewo, tengah menunggu nasib untuk melepaskan jabatannya setelah kemarahan warga tak terbendung menuntut dirinya untuk mundur, pada Rabu (13/8).

Nasib Sudewo akan ditentukan melalui proses hak angket melalui tim Panitia Khusus (Pansus). Tim Pansus DPRD Kabupaten Pati pada Kamis (14/8) akan menguji sejumlah kebijakan Sudewo yang menuai kontroversi baru-baru ini.

Sejumlah kebijakan itu mulai dari rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen, penerapan sekolah lima hari, hingga PHK pegawai honorer di RSUD RAA Soewondo. Namun, dua kebijakan pertama sudah dibatalkan.

Bukan sekedar kebijakan, yang membuat amarah warga melelet, termasuk pernyataannya yang menantang aksi demo warga. Sudewo mengaku siap menerima 50 ribu warga yang berdemo. Pernyataan itu menganggap warga negara sebagai tantangan.

Baca Juga :  Ridwan Kamil, Eks Gubernur Jawa Barat Dipanggil KPK Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan BJB

“Prosesnya setelah pansus terjadi kita sampaikan ke paripurna apabila disetujui dikirim ke MA. Setelah MA memutuskan salah baru dikirim ke presiden atau Mendagri,” kata Ketua Pansus Pemakzulan Bupati Pati, Teguh Bandang Waluyo, dikutip dari CNN Indonesia.

Sudewo terpilih sebagai Bupati Pati dalam Pilkada serentak 2024. Dia kala itu maju bersama politikus PKB, Risma Ardhi Chandra. Keduanya diusung delapan partai, yakni Partai Gerindra, PKB, NasDem, PSI, Golkar, Gelora, Perindo, dan PKN.

Di Pilkada, Sudewo-Ardhi dihadapkan dengan dua calon pasangan lain yang diusung PDIP, Demokrat, PKS yakni Wahyu Indriyanto-Suharyono yang mengantongi 335.318 (42,77 persen); lalu paslon PPP-PAN, Budiyono-Novi Eko Yulianto yang meraih 28.946 suara (3,69 persen).

Baca Juga :  Sejumlah Ojol Geruduk Gerai Mie Gacoan Kota Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Di DPRD Kabupaten Pati, partai pendukung Sudewo-Ardhi mengantongi 20 kursi, dengan rincian Gerindra dan PKB masing-masing 6 kursi, Golkar 5 kursi, dan NasDem 3 kursi. Sementara itu, empat partai pendukung lainnya tak lolos ambang batas parlemen.

Meski begitu, partai pengusung Sudewo-Ardhi kini mulai membalikkan badan setelah ikut mengesahkan Tim Pansus dan hak angket pemakzulan. Ardhi sebagai wakil bupati, berpotensi menggantikan Sudewo.

Selain partai pengusungnya, Sudewo juga harus berhadapan dengan fraksi partai oposisi sekaligus pemilik mayoritas kursi DPRD Pati, yakni PDIP dengan 14 kursi. Kemudian, ada Demokrat dengan 6 kursi, dan PKS 5 kursi. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:58 WIB

Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup

Senin, 25 Mei 2026 - 09:27 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari

Berita Terbaru