Tak Main-Main, Wali Kota Sukabumi Siapkan Evaluasi Pejabat Berdasarkan Capaian PAD

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, saat memimpin agenda Rapat Pimpinan Pemkot Sukabumi yang berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah, Rabu (5/8). (Foto: Dokpim Kota Sukabumi)

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, saat memimpin agenda Rapat Pimpinan Pemkot Sukabumi yang berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah, Rabu (5/8). (Foto: Dokpim Kota Sukabumi)

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi utama pembiayaan pembangunan Kota Sukabumi.

Upaya tersebut ditargetkan dapat dituntaskan dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan guna memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

Arahan tersebut dia sampaikan saat memimpin Rapat Pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi yang berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah, Rabu (5/8).

Rapat dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, para asisten daerah, staf ahli wali kota, kepala dan sekretaris perangkat daerah, camat, serta lurah.

Dalam rapat tersebut, Pemkot Sukabumi membahas strategi optimalisasi PAD sekaligus mengevaluasi pertumbuhan pendapatan setiap perangkat daerah berdasarkan capaian year on year (YoY).

Ayep Zaki menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Sukabumi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD.

Menurutnya, fondasi keuangan daerah yang kuat akan menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan sekaligus warisan bagi pemerintahan berikutnya.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Ini Langkah Program yang akan Dilakukan Kepala Disporapar Kota Sukabumi

“Pembangunan ini waktunya tidak lama, lima sampai sepuluh tahun harus selesai. Seluruh pemanfaatan PAD harus selesai. Saya ingin memberikan legacy sebagai warisan kepada pemerintah selanjutnya. Pimpinan menjadi indikator penting pemerintahan, sementara anggaran harus kembali kepada kepentingan masyarakat. Karena itu saya terus mengontrol pendapatan asli daerah dan ingin lajunya semakin cepat,” ujar Ayep.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjalankan setiap kebijakan yang telah diputuskan secara konsisten. Menurutnya, komitmen dan kedisiplinan seluruh perangkat daerah menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pembangunan serta tata kelola pemerintahan yang efektif.

“Kalau kita tidak bisa melangkah, saya minta semuanya berhenti dulu. Ini soal menjaga komitmen. Jangan main-main dengan keputusan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, seluruh perangkat daerah menyatakan komitmen melalui penandatanganan pernyataan kesiapan meningkatkan PAD. Setiap organisasi perangkat daerah yang memiliki potensi pendapatan juga diminta menyusun proyeksi penerimaan secara terukur sebagai dasar evaluasi kinerja.

“Komitmen ini akan menjadi salah satu indikator dalam penilaian kinerja serta pertimbangan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ayep Zaki Sambut Masyarakat Dapil 4 yang Usulkan Bergabung Menuju Kota Sukabumi Raya

Selain itu, ia meminta para camat memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Evaluasi akan dilakukan berdasarkan pertumbuhan penerimaan tahunan di setiap wilayah agar potensi pajak dapat dimaksimalkan.

Ia juga mengungkapkan, langkah optimalisasi yang telah dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Alokasi anggaran sebesar Rp700 juta untuk mendukung peningkatan penerimaan PBB-P2 telah menghasilkan penerimaan sekitar Rp780 juta.

“PBB-P2 akan terus kita perbarui dan maksimalkan. Seluruh perangkat daerah saya minta mengejar pertumbuhan pendapatan sebesar 18 persen. Khusus PBB-P2, capaian saat ini masih sekitar 12 persen dari target 18 persen. Bulan Agustus ini harus dimaksimalkan,” tutupnya.

Melalui rapat pimpinan tersebut, Pemkot Sukabumi menegaskan komitmen memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi PAD.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pembiayaan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga keberlanjutan program pembangunan Kota Sukabumi dalam jangka panjang. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru