KDM Usulkan Perluasan Wilayah Kota Sukabumi Direspon dengan Pemasangan Puluhan Spanduk di Dapil 4

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu spanduk yang tersebar di Dapil 4 Kabupaten Sukabumi.

Salah satu spanduk yang tersebar di Dapil 4 Kabupaten Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Isu perluasan wilayah Kota Sukabumi kembali mencuat setelah kemunculan spanduk dukungan di wilayah Dapil 4 Kabupaten Sukabumi.

Spanduk-spanduk tersebut kini terlihat di sembilan kecamatan, termasuk di wilayah Sukaraja, Sukalarang, Cireunghas, Gegerbitung, dan Kebonpedes.

Menurut informasi yang dihimpun, spanduk dan baliho bergambar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu dipasang oleh sejumlah warga pada malam hari. Isi spanduk menyuarakan dukungan agar wilayah Dapil 4 bisa bergabung secara administratif dengan Kota Sukabumi.

Sebelumnya, spanduk serupa juga terlihat di Kecamatan Kadudampit, Cisaat, Sukabumi, dan Gunungguruh. Fenomena ini menandai meningkatnya aspirasi masyarakat di Dapil 4 yang menginginkan perubahan struktur pemerintahan untuk mempermudah akses pelayanan publik.

Baca Juga :  Kota Sukabumi Kucurkan Rp681 Juta untuk Jaminan BPJS Pekerja Rentan

“Saya tidak tahu siapa yang memasang, tapi memang sudah ada di beberapa titik,” ujar seorang pengendara di Sukaraja, Kamis (29/5).

Ia pun menyatakan dukungannya agar Kecamatan Sukaraja bisa bergabung dengan Kota Sukabumi. “Mengurus administrasi ke Palabuhanratu cukup merepotkan. Jika bergabung ke Kota Sukabumi, layanan publik bisa lebih dekat dan efisien,” tambahnya.

Aspirasi warga ini tampaknya selaras dengan gagasan yang baru-baru ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM). Dalam rapat bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri di Senayan, Selasa (29/4/2025), KDM mengusulkan skema baru untuk mengatasi stagnasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) akibat moratorium.

Baca Juga :  AMP Geruduk Kantor BPN Sukabumi, Desak Audit PTSL dan Tindak Oknum Terlibat Mafia Tanah

KDM menyarankan agar kota-kota kecil seperti Kota Sukabumi, Kota Cimahi, Kota Cirebon, dan Kota Bogor dapat diperluas dengan menggabungkan kecamatan dari kabupaten terdekat. Tujuannya adalah menciptakan pemerintahan yang lebih efisien sekaligus menegakkan keadilan fiskal.

“Banyak kota kecil kesulitan menjalankan pembangunan karena keterbatasan fiskal. Dengan perluasan wilayah, potensi fiskal dan pemerataan pembangunan bisa ditingkatkan,” ujar KDM.

Ia menyebut penggabungan beberapa kecamatan Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi sebagai contoh konkret yang perlu dikaji.

KDM berharap wacana ini dapat dipertimbangkan sebagai solusi terobosan oleh pemerintah pusat dan DPR RI, tanpa harus menunggu pencabutan kebijakan moratorium DOB yang masih berlaku. (Kio).

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 25 kali dibaca
Spanduk-spanduk dukungan bermunculan di sembilan kecamatan. Gagasan ini sejalan dengan usulan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait perluasan wilayah kota untuk keadilan fiskal dan pemerataan pembangunan.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru