Viral di Media Sosial, Seberapa Bahaya Suara Sound Horeg Bagi Telinga?

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA- Viral di Media Sosial Belakangan ini Soal Sound Horeg di sejumlah daerah, terutama saat karnaval atau perayaan tertentu, Anda mungkin pernah menjumpai iring-iringan kendaraan besar dengan speaker raksasa yang menggelegar, mengguncang jalanan, rumah, hingga dada.

Fenomena ini dikenal sebagai sound horeg, tradisi yang memadukan seni pertunjukan jalanan dengan kekuatan sistem tata suara ekstrem.

Tapi, di balik gegap gempita yang memukau sebagian orang, tersimpan potensi bahaya serius bagi pendengaran.

Sound horeg bukan sembarang sistem suara. Ia adalah rangkaian sound systemberukuran besar, yang dirancang khusus untuk mengeluarkan suara sangat keras, terkadang mencapai lebih dari 135 desibel (dB).

Sebagai perbandingan, desibel suara konser musik live umumnya berkisar 110-120 dB, sedangkan suara mesin jet dari jarak dekat bisa mencapai 140 dB.

Dengan intensitas sebesar itu, tak heran jika suara dari sound horeg bisa menggetarkan kaca rumah hingga membuat dada terasa berdebar. Namun, seberapa amankah suara sebesar itu untuk manusia?

Baca Juga :  Jejak Kemenangan Sudewo di Pati yang Kini Terancam Dimakzulkan

Batas aman pendengaran manusia

Merangkum berbagai sumber, manusia memiliki kemampuan mendengar frekuensi suara mulai dari 20 Hz hingga 20 ribu Hz. Frekuensi ini dikenal sebagai rentang audio.

Di luar angka tersebut, suara tidak lagi terdengar oleh telinga manusia, meski bisa dirasakan oleh hewan atau bahkan tubuh manusia dalam bentuk getaran.

Gelombang suara itu ada frekuensinya, dan kalau kita bisa mendengar bunyinya, berarti itu masuk dalam rentang frekuensi audio.

Namun, yang lebih penting bukan sekadar frekuensinya, melainkan kekuatan suara yang diukur dalam satuan desibel. Di sinilah bahaya mulai muncul.

Secara umum, telinga manusia masih bisa mentoleransi suara hingga 80 dB. Namun, paparan berkepanjangan di atas ambang ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran kronis.

Baca Juga :  Pasca Viral Lindungi Pedagang Ditengah Demo Ricuh, Riska Nurutami Diundang Wali Kota Sukabumi

Bahkan, suara sekitar 90-100 dB seperti lalu lintas padat atau gergaji mesin, jika didengar terus-menerus tanpa pelindung, bisa menyebabkan gangguan pendengaran secara perlahan.

Suara di atas 120 dB sudah mulai menyakitkan bagi telinga. Sedangkan kebisingan melebihi 140 dB yang sejajar dengan suara ledakan dapat merusak gendang telinga secara langsung, menyebabkan apa yang disebut trauma akustik.

Trauma akustik merupakan cedera berkelanjutan pada gendang telinga akibat suara yang sangat keras. Kerusakan ini bisa bersifat sementara, namun juga bisa permanen jika struktur dalam telinga telah terganggu.

Sebuah studi, menemukan bahwa paparan suara seperti pada sound horeg, yang diklaim bisa melampaui 135 dB, menempatkan pendengaran dalam zona merah.

Suara sekeras ini bisa menyebabkan kerusakan akut, mulai dari tinnitus (dengung berkepanjangan), penurunan sensitivitas pendengaran, hingga kehilangan pendengaran permanen.

Berita Terkait

Referensi Kegiatan Malam Tahun Baru Bersama Keluarga dan Teman, Makin Seru!
Ide Menu Bakar-bakaran Malam Tahun Baru Simpel Mudah di Buat!
Tahun 2025 Hampir Selesai, Inilah Sederet Shio yang Penuh Tantangan di Tahun Baru!
Nada yang Kembali Bergema, Iman Adinugraha, CSR BRI, dan Harapan Pemuda Blades
Drama Tumbler Tuku yang Tertinggal Berakhir Klarifikasi, Ini Faktanya!
Rekomendasi Film Bioskop Akhir Pekan, Yuk Nonton!
Jelang Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan di Suspension Bridge Situ Gunung Menurun
Dukung Perfilman Indonesia, Pemuda Pancasila Kota Sukabumi Nobar Film Labinak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:20 WIB

Referensi Kegiatan Malam Tahun Baru Bersama Keluarga dan Teman, Makin Seru!

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:00 WIB

Ide Menu Bakar-bakaran Malam Tahun Baru Simpel Mudah di Buat!

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:09 WIB

Tahun 2025 Hampir Selesai, Inilah Sederet Shio yang Penuh Tantangan di Tahun Baru!

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:23 WIB

Nada yang Kembali Bergema, Iman Adinugraha, CSR BRI, dan Harapan Pemuda Blades

Sabtu, 29 November 2025 - 16:35 WIB

Drama Tumbler Tuku yang Tertinggal Berakhir Klarifikasi, Ini Faktanya!

Berita Terbaru