Jamkrindo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat, Jamin Ratusan Ribu UMKM

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Jamkrindo menunjukkan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Barat.

PT Jamkrindo menunjukkan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Barat.

LITERASI MEDIA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terus memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat. Hingga Agustus 2025, Kantor Wilayah Bandung mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp 12,28 triliun dengan jumlah UMKM terjamin mencapai 189.193 pelaku usaha.

Kontribusi tersebut juga mendorong penyerapan tenaga kerja hingga 648.812 orang di berbagai sektor produktif. Pemimpin Wilayah Bandung Jamkrindo, Wakhyu Hidayattulloh, menyebut capaian ini sebagai bukti peran Jamkrindo sebagai mitra strategis UMKM.

“Kami percaya UMKM adalah fondasi utama perekonomian nasional. Melalui penjaminan, Jamkrindo membantu UMKM di Jawa Barat agar lebih mudah mengakses pembiayaan dari perbankan dan lembaga keuangan. Dengan akses permodalan yang lebih inklusif, pelaku UMKM bisa meningkatkan skala usaha, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari Raker DPR RI, Iman Adinugraha Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Pembiayaan

Wilayah kerja Jamkrindo Kantor Wilayah Bandung meliputi cabang Bandung, Purwakarta, Tasikmalaya, Cirebon, dan Sukabumi. Selain KUR, Jamkrindo juga menawarkan berbagai produk penjaminan non-program seperti kredit umum, kredit mikro, surety bond, customs bond, bank garansi, hingga penjaminan distribusi barang.

Menurut Wakhyu, keberadaan Jamkrindo bukan hanya sekadar penyedia layanan penjaminan, melainkan juga jembatan sinergi antara perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha. “Dengan inovasi produk penjaminan dan komitmen pada tata kelola yang baik, Jamkrindo siap memperluas dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Jamkrindo pun aktif meningkatkan literasi keuangan serta pengembangan kapasitas UMKM. Dampaknya, selain mempermudah akses pembiayaan, kehadiran Jamkrindo juga membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Temui Wamen Bima Arya, Bahas Peningkatan PAD dan Penyehatan BLUD

Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia sekaligus anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo berkomitmen terus berinovasi untuk mendukung pertumbuhan UMKM.

Kisah sukses pun lahir dari para penerima manfaat. Rudi Sugiman, petani kopi asal Jawa Barat, mengaku usahanya berkembang setelah memperoleh KUR dari BRI yang dijamin Jamkrindo. “Dengan pinjaman modal kerja, Alhamdulillah usaha saya makin berkembang,” katanya.

Hal senada disampaikan Ika Susilowati, Manager Finance and Accounting Taka TurboMachinery. Ia menyebut Jamkrindo memberi solusi penting bagi perusahaannya dalam mengikuti berbagai proyek strategis.

“Dengan bank garansi dari Jamkrindo, kami tidak perlu menahan dana dalam jumlah besar. Bagi kami, Jamkrindo adalah mitra kredibel yang mendukung kelancaran bisnis,” ujarnya. (Kio).

Berita Terkait

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Diren Pandimas Audiensi dengan Kementerian ESDM, Dorong Geotermal Cisolok-Cikakak Segera Dimulai
Diren Pandimas Tegaskan Pemuda Sukabumi Siap Kawal PSN Geotermal Cisolok-Cikakak
BPS Catat Inflasi Kota Sukabumi 2,47 Persen, Harga Pangan Masih Aman
Stabilkan Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Sukabumi Targetkan GPM di 35 Lokasi
Stiker Tunggakan Pajak Dicabut dari Resto Skilo, BPKPD Sukabumi Ungkap Komitmen Berikutnya
DPRD Kabupaten Sukabumi Mulai Kunci Arah Anggaran, Perubahan APBD 2026 Masuk Pembahasan
Penerimaan Pajak Daerah Kota Sukabumi Semester I 2026 Tembus Rp33,6 Miliar, Naik 21,4 Persen
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Diren Pandimas Audiensi dengan Kementerian ESDM, Dorong Geotermal Cisolok-Cikakak Segera Dimulai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Diren Pandimas Tegaskan Pemuda Sukabumi Siap Kawal PSN Geotermal Cisolok-Cikakak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:10 WIB

BPS Catat Inflasi Kota Sukabumi 2,47 Persen, Harga Pangan Masih Aman

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Stabilkan Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Sukabumi Targetkan GPM di 35 Lokasi

Berita Terbaru