Penjaminan Jamkrindo Tembus Rp27,68 Triliun, Dorong UMKM Tumbuh dan Serap Jutaan Tenaga Kerja

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Kinerja penjaminan PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo menunjukkan tren positif pada awal 2026. Hingga Februari 2026, perusahaan penjaminan tersebut mencatat volume penjaminan mencapai Rp27,68 triliun dengan jumlah debitur terjamin sebanyak 403.986 debitur.

Dari capaian tersebut, kegiatan penjaminan Jamkrindo turut memberikan dampak terhadap sektor ketenagakerjaan. Secara keseluruhan, usaha yang memperoleh dukungan penjaminan tercatat mampu menyerap sekitar 1.829.948 tenaga kerja.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan capaian ini mencerminkan peran penting Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kinerja penjaminan hingga Februari 2026 ini menunjukkan komitmen Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM. Melalui layanan penjaminan ini kami berharap dapat mendorong pertumbuhan usaha sekaligus membuka lapangan kerja,” ujar Abdul Bari.

Ia menjelaskan, selain memperkuat penjaminan pembiayaan, Jamkrindo juga terus meningkatkan kualitas layanan kepada mitra lembaga keuangan dan pelaku usaha. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penguatan proses bisnis, peningkatan kapasitas layanan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat dan mengefisienkan proses layanan penjaminan.

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Modal UMKM

Di sisi lain, perusahaan juga terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) melalui penguatan manajemen risiko serta kepatuhan. Upaya ini dilakukan agar seluruh aktivitas perusahaan berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, kami juga terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat tata kelola perusahaan agar seluruh aktivitas berjalan secara profesional dan berkelanjutan,” jelasnya.

Abdul Bari menambahkan, keberhasilan Jamkrindo tidak hanya dilihat dari capaian angka penjaminan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan pelaku usaha yang memperoleh dukungan pembiayaan.

Salah satu contoh datang dari pelaku UMKM asal Semarang, Narista Hastarini, yang berhasil mengembangkan usaha kuliner rumahan menjadi bisnis yang lebih berkembang melalui GBOB Snack and Catering.

Usaha tersebut dirintis pada masa pandemi dengan produk dessert rumahan seperti mille crepes. Namun pada awal merintis usaha, Narista menghadapi keterbatasan modal dan belum memiliki kesiapan untuk mengakses pembiayaan dari perbankan.

Melalui program pendampingan Jamkrindo, Narista memperoleh dukungan permodalan awal melalui program pinjaman kemitraan sebesar Rp20 juta. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki dapur produksi dan melengkapi peralatan usaha.

Baca Juga :  Jamkrindo Tebar Semangat Kemerdekaan Lewat Relawan Bakti BUMN di Maros

Selain bantuan modal, Jamkrindo juga memberikan pendampingan usaha mulai dari pelatihan manajemen usaha, pengelolaan produksi, keamanan pangan hingga pemasaran digital. Dengan penguatan kapasitas tersebut, pada 2025 Narista berhasil mengembangkan usahanya dengan memperoleh fasilitas Kredit Usaha Rakyat dari Bank Rakyat Indonesia yang dijamin oleh Jamkrindo.

Tidak hanya mendukung UMKM sektor kuliner, Jamkrindo juga memberikan layanan penjaminan bagi pelaku usaha yang mengikuti tender proyek pemerintah, khususnya di sektor konstruksi.

Direktur PT Valentara Sarana Raya, Triyanto Dwi Hastanto, mengatakan kehadiran Jamkrindo membantu perusahaannya memenuhi kebutuhan jaminan proyek sehingga dapat mengikuti berbagai tender pembangunan infrastruktur.

“Sebagai perusahaan konstruksi, kami membutuhkan jaminan yang kredibel agar dipercaya oleh pemberi kerja. Selama ini pelayanan Jamkrindo sangat responsif dan membantu kelancaran bisnis kami,” ujarnya.

Ke depan, Jamkrindo menegaskan akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan penjaminan yang mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha serta berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (Kio).

 

Berita Terkait

Pembahasan APBD 2027 Bergulir, Pemkab dan DPRD Sukabumi Fokus Jaga Fiskal dan Percepat Pembangunan
DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket
GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga
Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Mei 2026, Kota Sukabumi Lampaui Capaian Provinsi dan Nasional dalam Pengendalian Inflasi
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:20 WIB

Pembahasan APBD 2027 Bergulir, Pemkab dan DPRD Sukabumi Fokus Jaga Fiskal dan Percepat Pembangunan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

DPRD Soroti Strategi Dongkrak PAD Wisata, Ramzi: Infrastruktur Harus Dibenahi, Jangan Hanya Andalkan Tiket

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Berita Terbaru