Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Foto: Istimewa.

Ilustrasi kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Seorang lansia berinisial AS (72), asal Cianjur, diamankan polisi setelah diduga menghamili seorang bocah perempuan berusia 13 tahun asal Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Sujana Awin Umar, mengatakan bahwa peristiwa pilu ini terungkap bermula dari kecurigaan ayah kandung korban yang melihat adanya perubahan fisik yang tidak wajar pada bagian perut putrinya.

“Awalnya pelapor (ayah korban) curiga dengan perubahan bentuk perut anaknya. Kemudian pada Sabtu (11/4), korban dibawa ke rumah praktik bidan di Desa Sasagaran untuk diperiksa. Hasilnya mengejutkan, korban dinyatakan positif hamil dengan usia kandungan sekitar 7 bulan,” ujar AKP Sujana, kepada awak media, Kamis (16/4).

Setelah didesak sang ayah, korban akhirnya mengakui bahwa pelaku yang menghamilinya adalah seorang pria lansia yang sering dipanggil A atau AS. Tak terima dengan perbuatan tersebut, keluarga korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Sukabumi Kota.

Baca Juga :  Lapas Sukabumi Gelar Penyerahan Remisi Umum dan Dasawarsa, 8 Warga Binaan Bebas

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku menjalankan aksinya dengan modus memberikan iming-iming uang tunai kepada korban.

“Pelaku awalnya memberikan uang sebesar Rp 10.000 kepada korban. Setelah itu, pelaku melakukan aksi bejatnya. Berdasarkan keterangan sementara, persetubuhan tersebut telah dilakukan sebanyak kurang lebih tiga kali,” lanjut AKP Sujana.

Tak hanya memberi uang setiap kali usai beraksi, pelaku AS juga melontarkan ancaman agar korban tidak mengadu kepada orang tuanya. Hal inilah yang membuat kasus tersebut sempat tersimpan rapat selama berbulan-bulan hingga usia kandungan korban membesar.

Proses pengamanan pelaku terbilang kooperatif. AS diamankan di Mapolsek Kebonpedes pada Selasa (13/4) sekitar pukul 15.00 WIB, setelah diantar langsung oleh keponakannya sendiri yang merasa keberatan dengan perbuatan terduga pelaku.

Baca Juga :  Janjian Tawuran Lewat Medsos, Dua Pelaku Pembacokan di Sukabumi Ditangkap

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dua lembar hasil Visum Et Repertum, satu stel pakaian milik korban, satu lembar akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK).

AKP Sujana menegaskan, pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis mengenai perlindungan anak dan KUHPidana. Saat ini, AS telah diamankan di Mapolres Sukabumi Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Terduga pelaku terancam Pasal 81 ayat (2) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta pasal-pasal terkait dalam UU No. 1 tahun 2023 tentang KUHPidana. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya guna mencegah terjadinya tindak kekerasan seksual di lingkungan sekitar. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Kabar Baik! Pelatihan Kerja Gratis Disnaker Sukabumi Siapkan Jalan Jadi Pengusaha Muda
Cara Membuat SIM C Tanpa Calo! Ini Syarat, Biaya, dan Tips Lolos Ujian
BPKPD Dukung Pembangunan Infrastruktur, Pemkot Sukabumi Percepat Perbaikan Jalan
Bappeda Kota Sukabumi Finalisasi Revisi RTRW, Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan
Hamzah Gurnita Nilai Terpilihnya Kembali Hasim Adnan Perkuat Arah Perjuangan PKB Kabupaten Sukabumi
Kasus TBC Meningkat di Kota Sukabumi, Dinkes Soroti Banyak Pasien Putus Berobat
TP PKK Kota Sukabumi Gelar BERAKSI, Hadirkan Bantuan dan Perkuat Kolaborasi Sosial
Program SEHATI, Inovasi RSUD R Syamsudin SH Dampingi Ibu Hamil Hadapi Persalinan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:12 WIB

Kabar Baik! Pelatihan Kerja Gratis Disnaker Sukabumi Siapkan Jalan Jadi Pengusaha Muda

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:45 WIB

Cara Membuat SIM C Tanpa Calo! Ini Syarat, Biaya, dan Tips Lolos Ujian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:04 WIB

BPKPD Dukung Pembangunan Infrastruktur, Pemkot Sukabumi Percepat Perbaikan Jalan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:53 WIB

Bappeda Kota Sukabumi Finalisasi Revisi RTRW, Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:25 WIB

Hamzah Gurnita Nilai Terpilihnya Kembali Hasim Adnan Perkuat Arah Perjuangan PKB Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru