Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tetap Stabil, Soroti Permainan Harga di Lapangan

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi LPG 3 kilogram. Foto: Istimewa

Ilustrasi LPG 3 kilogram. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan harga LPG 3 kilogram tidak naik meski gas nonsubsidi melonjak lebih dari Rp30 ribu per tabung.

Bahlil mengatakan, pemerintah bahkan belum pernah menaikkan harga gas melon meski terjadi berbagai gejolak, seperti perang Rusia-Ukraina sebelumnya.

“Tapi kalau untuk LPG 3 kilogram, sejak LPG diterapkan tahun 2006, 2007, LPG itu sampai sekarang belum pernah kita naikkan harga dari pemerintah,” ujar Bahlil, dikutip dari CNN Indonesia, pada Selasa (21/4).

Menurutnya, jika ada kenaikan harga subsidi LPG di masyarakat, itu bukan resmi dari pemerintah, tetapi permainan distributor atau pangkalan.

Baca Juga :  Hiswana Migas Sukabumi Himbau Dapur Mitra MBG tak Gunakan LPG 3 Kg

“Yang ada itu adalah mainannya, harganya di distributor dan pangkalan. Itu kira-kira,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Bahlil, perbaikan tata kelola distribusi perlu dilakukan. Namun, saat mulai dijalankan pada Februari 2025 lalu, terjadi ketakutan dan LPG tiba-tiba langka di pasaran.

“Dulu kalian masih ingat kan tahun 2025 Februari. Yang kalian-kalian juga hajar saya kan waktu itu. Itu waktu itu saya mau tata untuk betul-betul yang subsidi itu adalah yang menerima yang berhak. Dengan harga yang betul-betul sudah ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bikin Kepala Pening, Harga Gas LPG 3 Kg Bakal Naik dan Beli Wajib Pakai NIK

Padahal, apabila perbaikan tata kelola saat itu berhasil dijalankan, Bahlil mengklaim harga LPG 3 kg yang diterima masyarakat tak akan lebih dari Rp20 ribu per tabung.

“Harga yang ditetapkan waktu itu Rp17 ribu sampai Rp18 ribu. Itu harga subsidi, harus sampai di rakyat. Tapi kan ada yang sampai Rp25 ribu waktu itu dibuat. Tapi begitu mau ditertibkan kan. Ya macam-macam lah. Yaudah lah, sudah berlalu,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 Triliun, Wagub Kalbar Bakal Cium Lutut KDM
Penjaminan Jamkrindo Tembus Rp27,68 Triliun, Dorong UMKM Tumbuh dan Serap Jutaan Tenaga Kerja
Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025, Jangkau 4,9 Juta UMKM-K
DMCG Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengembangan PLTP Cisolok–Cisukarame
9 Februari Memperingati Haru Pers Nasional, Begini Sejarah Singkat dan perannya di Indonesia!
Iman Adinugraha Dukung Forum Warga Patuguran Perjuangkan Hak Masyarakat Ring PLTU
Reses di Parungkuda, Teddy Setiadi Fokus Pembangunan Infrastruktur
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:31 WIB

Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tetap Stabil, Soroti Permainan Harga di Lapangan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:30 WIB

Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Senin, 13 April 2026 - 08:56 WIB

Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 Triliun, Wagub Kalbar Bakal Cium Lutut KDM

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIB

Penjaminan Jamkrindo Tembus Rp27,68 Triliun, Dorong UMKM Tumbuh dan Serap Jutaan Tenaga Kerja

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:29 WIB

Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025, Jangkau 4,9 Juta UMKM-K

Berita Terbaru