Ketegangan Warnai Pra Muskab IPSI Kabupaten Sukabumi, Puluhan Pengurus Kecamatan Pertanyakan Hak Suara

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Menjelang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni mendatang, ketegangan sempat mewarnai proses Pra Muskab di Gedung PUI, Jalan Gotong Royong, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Puluhan pengurus IPSI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi mendatangi lokasi Pra Muskab karena merasa tidak diundang secara resmi. Kehadiran mereka sempat menimbulkan perdebatan dengan panitia, lantaran nama-nama mereka tidak tercantum dalam daftar undangan.

Dudi Setiadi, pengurus demisioner IPSI Kabupaten Sukabumi, menyatakan bahwa lebih dari 30 pengurus kecamatan yang masa kepengurusannya masih aktif tidak dilibatkan dalam forum penting tersebut. Padahal, menurutnya, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI, mereka memiliki hak suara dalam Muskab.

Baca Juga :  FPD Dishub 2026, Anggaran Harus Dioptimalkan untuk Transformasi Kota Sukabumi

“Kami merasa aneh ketika mendengar ada Pra Muskab namun kami tidak dilibatkan. Padahal sudah jelas bahwa pengurus kecamatan memiliki hak voters atau hak suara,” kata Dudi, pada Minggu (25/5).

Kehadiran para pengurus ini bertujuan untuk mempertanyakan ketidakterlibatan mereka, yang menurut mereka hanya karena miskomunikasi. Setelah melalui diskusi, akhirnya mereka diakomodir sebagai peserta Muskab.

Dudi menjelaskan, sesuai AD/ART IPSI Pasal 24 Ayat 4, peserta Muskab terdiri dari tiga unsur: utusan pengurus IPSI kabupaten/kota, pengurus IPSI kecamatan, dan perguruan pencak silat anggota IPSI kabupaten/kota.

Baca Juga :  Soal Tower XL Tak Berizin di Karang Tengah Kota Sukabumi, Warga Murka?

Sementara itu, Plt Ketua Pengcab IPSI Kabupaten Sukabumi, Helmi Sutikno, berharap Muskab yang akan datang berjalan lancar tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.

“Saya ingin semuanya berjalan baik. Kalau ada yang merasa dirugikan, untuk apa Muskab dilaksanakan? Harusnya semua pihak merasa puas dengan hasilnya,” ujar Helmi.

Dengan ketegangan yang akhirnya mereda, semua pihak kini menaruh harapan besar agar Muskab IPSI Kabupaten Sukabumi tanggal 2 Juni mendatang berjalan sukses dan menghasilkan kepemimpinan yang solid demi kemajuan pencak silat di daerah tersebut. (Kio).

 

 

Berita Terkait

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius
Dishub Ajukan Perbaikan Zebra Cross hingga CCTV, Realisasi Menunggu Persetujuan
Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia
15.800 Butir Obat-obatan Disita, Dua Pelaku Ditangkap di Kota Sukabumi
Peringati HBP ke-62, Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Donor Darah
Evaluasi Program MBG, Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat
Lahan Terminal Bisa Jadi Ladang Uang! Ini Aturan yang Bikin Pemkot Sukabumi Diuntungkan
Persib vs Bali United 3-2: Maung Bandung Kokoh di Puncak
Berita ini 8 kali dibaca
Puluhan pengurus IPSI tingkat kecamatan di Kabupaten Sukabumi memprotes karena tak dilibatkan dalam Pra Muskab. Mereka mempertanyakan hak suara yang seharusnya dijamin dalam AD/ART IPSI.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:48 WIB

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Dishub Ajukan Perbaikan Zebra Cross hingga CCTV, Realisasi Menunggu Persetujuan

Jumat, 17 April 2026 - 13:05 WIB

Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia

Jumat, 17 April 2026 - 10:58 WIB

15.800 Butir Obat-obatan Disita, Dua Pelaku Ditangkap di Kota Sukabumi

Senin, 13 April 2026 - 18:00 WIB

Peringati HBP ke-62, Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Donor Darah

Berita Terbaru