Dirut Bulog Sidak Pasar Cisaat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA — Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, turun langsung memantau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan harga sembako terkendali pasca Iduladha.

Dari hasil pemantauan di lapangan, mayoritas komoditas pokok terpantau stabil. Harga daging sapi berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, telur ayam Rp28 ribu per kilogram, sementara stok beras dan minyak goreng dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah secara umum harga masih relatif stabil. Daging ayam, daging sapi, telur, semuanya masih terkendali,” kata Rizal kepada wartawan usai berkeliling pasar.

Di tengah kondisi harga yang cenderung aman, Bulog mencatat kenaikan pada komoditas cabai rawit merah. Harga cabai jenis tersebut kini menembus Rp100 ribu per kilogram dan menjadi perhatian khusus.

Menurut Rizal, lonjakan harga itu perlu ditelusuri lebih jauh untuk mengetahui penyebab utamanya. Sementara itu, harga cabai merah keriting disebut masih berada dalam kondisi normal.

Baca Juga :  DPC Demokrat Sukabumi Raih Penghargaan DPC Terbaik Tipe A dari DPD Jawa Barat

“Yang saat ini cukup tinggi cabai rawit merah. Kalau cabai merah keriting relatif aman. Ini yang akan kami cek lebih lanjut, kenapa bisa naik sampai Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya.

Selain memantau harga, Rizal memastikan distribusi Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan lancar. Dari dialog langsung dengan pedagang maupun pembeli, dua komoditas tersebut disebut tersedia di pasaran tanpa hambatan berarti.

“Minyakita tidak ada kendala. Saya tadi tanya langsung ke pedagang dan masyarakat, semuanya bilang stok tersedia. Beras SPHP juga bagus dan ada di sini,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya, Rizal juga mendorong agar Pasar Cisaat memiliki papan informasi Harga Eceran Tertinggi (HET) di area pintu masuk. Menurutnya, keberadaan papan informasi itu penting agar masyarakat bisa mengetahui harga acuan sebelum berbelanja.

Ia menilai langkah tersebut sudah diterapkan di sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan diharapkan Pasar Cisaat bisa menjadi contoh serupa di Jawa Barat.

Baca Juga :  Ketua DPRD: MTQ ke-47 Sukabumi Jadi Momentum Perkuat Syiar Islam

“Kalau ada papan HET, masyarakat bisa langsung tahu harga beras, minyak, gula, telur, daging sampai terigu. Jadi lebih terbuka dan bisa jadi acuan saat belanja,” jelasnya.

Rizal juga menyinggung distribusi Minyakita yang saat ini masih terbatas. Bulog, kata dia, baru menerima sekitar 35 persen dari kuota Domestic Market Obligation (DMO) nasional yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan.

Karena itu, Bulog tengah mengusulkan penambahan alokasi distribusi menjadi 65 persen agar penyaluran Minyakita ke pasar rakyat bisa menjangkau lebih luas.

Sementara untuk beras SPHP, Rizal memastikan stok dalam kondisi aman dan siap disalurkan kapan saja untuk menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat.

“Kalau SPHP aman. Tidak ada masalah. Stok tersedia dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya. (kio)

Berita Terkait

Dari Bangkok ke Cikembar, Iman Adinugraha Menemukan Wajah Industri yang Berpihak pada Warga
Pendapatan Daerah Kota Sukabumi Tembus Rp312 Miliar per Maret 2026, PAD Tumbuh Signifikan
Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Warga di Raja Ampat Lewat Program TJSL Terpadu
DPMPTSP Kota Sukabumi Ungkap Perda RTRW Hambat Masuknya Investor
Lahan Terminal Bisa Jadi Ladang Uang! Ini Aturan yang Bikin Pemkot Sukabumi Diuntungkan
Jamkrindo Dinilai Berhasil Perkuat UMKM, IFG Tekankan Dampak Berkelanjutan
BPKPD: Kas Daerah Kota Sukabumi Hingga 31 Maret 2026 Capai Rp47 Miliar
Penjaminan Jamkrindo Tembus Rp27,68 Triliun, Dorong UMKM Tumbuh dan Serap Jutaan Tenaga Kerja
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:27 WIB

Dirut Bulog Sidak Pasar Cisaat, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:18 WIB

Dari Bangkok ke Cikembar, Iman Adinugraha Menemukan Wajah Industri yang Berpihak pada Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:43 WIB

Pendapatan Daerah Kota Sukabumi Tembus Rp312 Miliar per Maret 2026, PAD Tumbuh Signifikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:01 WIB

Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Warga di Raja Ampat Lewat Program TJSL Terpadu

Senin, 27 April 2026 - 16:16 WIB

DPMPTSP Kota Sukabumi Ungkap Perda RTRW Hambat Masuknya Investor

Berita Terbaru