LITERASI MEDIA – Peresmian Gapura Tugu Batas Kota, yang berlokasi di Jalan Letkol Eddie Soekardi, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, pada Rabu (3/12) kemarin, diapresiasi Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PAN, Fatimah.
Fatimah menilai kehadiran Gapura Tugu Batas Kota tersebut menjadi simbol penting bagi identitas dan kebanggaan Kota Sukabumi.
“Pembangunan tugu ini bukan hanya sekadar penanda wilayah, tetapi juga memiliki nilai strategis untuk meningkatkan daya tarik kawasan,” ujarnya.
Menurutnya, sebuah kota dapat dikenali dan memiliki karakter kuat melalui pintu gerbang yang representatif, seperti halnya Gapura Tugu Batas Kota ini.
“Terkait peresmian ini, kami sangat mengapresiasi. Ke depannya, saya berharap perekonomian semakin meningkat karena suatu wilayah bisa terlihat dari pintu gerbangnya. Dan saya lihat ini sudah bagus,” katanya.
Lebih jauh, ia menilai keberadaan gapura ini berpotensi menambah nilai estetika dan menjadi magnet wisata baru. Hal ini, kata dia, pada akhirnya dapat berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tugu ini bisa menarik wisata, sehingga otomatis meningkatkan PAD. Sebetulnya jujur, pada periode pertama saya juga ikut mengajukan pembangunan tugu batas antara kota dan kabupaten. Alhamdulillah hari ini terwujud,” ungkapnya.
Fatimah berharap Gapura Tugu Batas Kota ini tak hanya menjadi ikon visual, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi pertumbuhan kota dan memperkuat citra Kota Sukabumi sebagai daerah yang terus berkembang.
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk kemajuan Kota Sukabumi dan semakin bercahaya. Ini dibangun dari PAD, dan secara keseluruhan tingkat pembangunan memang menunjukkan perkembangan yang signifikan,” ucapnya.
Dengan diresmikannya Gapura Tugu Batas Kota ini, DPRD Kota Sukabumi akan terus mendorong pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat, termasuk infrastruktur estetika yang dapat meningkatkan daya tarik kota dan memperluas potensi ekonomi lokal. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









