Waspada! Hujan Masih Mengintai di Musim Kemarau

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terjadi di Indonesia bagian barat dan tengah, sementara hujan sedang hingga lebat lebih dominan terjadi di bagian timur.

Menurut catatan BMKG, dalam sepekan terakhir, hujan sangat lebat hingga ekstrem terjadi di Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Maluku, dengan curah hujan tertinggi 166,4 mm/hari di Bitung, 161,4 mm/hari di Bogor, dan 115 mm/hari di Banda Neira.

“Kondisi hujan yang masih signifikan tersebut dipicu oleh beberapa faktor. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer yang tengah aktif, ditambah suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya, meningkatkan pembentukan awan hujan,” kata BMKG dalam laman resminya, Mengutip CNN indonesia Kamis (28/8).

Baca Juga :  350 Atlet dari 7 Provinsi Ramaikan Open Turnamen Ju Jitsu Pelajar Piala Wali Kota Sukabumi 2025

Selain itu, sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra serta pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) di Papua Tengah turut memperkuat proses konveksi.

Di sisi lain, keberadaan Siklon Tropis Kajiki di Laut China Selatan dan Bibit Siklon 93W di utara Maluku Utara juga memicu angin kencang dan berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di perairan sekitarnya.

BMKG memprediksi dalam sepekan ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami pembentukan awan hujan yang signifikan.

Menurut BMKG kondisi ini dipicu oleh interaksi faktor atmosfer skala global, regional, hingga lokal yang mempertahankan atmosfer dalam keadaan labil dan mendukung perkembangan awan konvektif.

“Akibatnya, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpeluang terjadi di berbagai wilayah,” ujar BMKG.

Menurut BMKG pada skala global, Dipole Mode Index (DMI) −0,91 menunjukkan IOD negatif lemah yang cenderung meningkatkan pasokan uap air ke Indonesia bagian barat. Sementara indeks Nino3.4 −0,22 (netral) dan SOI +2,0 (netral) tidak memberikan penguatan pembentukan awan yang berarti.

Baca Juga :  Sederet Tips Menjaga Kesehatan Tubuh saat Musim Hujan

BMKG memprediksi dalam beberapa hari ke depan MJO diperkirakan menguat dan bergeser ke fase 4 dan semakin mendekati wilayah Indonesia.

Sementara itu, pada skala regional, potensi hujan diperkuat oleh gelombang Kelvin, Rossby Ekuator, dan Mixed Rossby Gravity (MRG) yang aktif di Sumatera, Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku, dan sebagian Papua.

Selain itu, gelombang berfrekuensi rendah (low frequency) persisten di Lampung, sebagian Jawa dan Kalimantan, serta sebagian besar Indonesia timur.

Nah, Kondisi ini sejalan dengan anomali OLR negatif dan SST yang lebih hangat di sejumlah perairan, sehingga mampu meningkatkan peluang pembentukan awan hujan.

Demikian, informasi yang kami sampaikan mengutip dari sumber lain. Semoga bermanfaat! (cipa)

Berita Terkait

Realisasi PAD Parkir Meningkat, Dishub Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025, Jangkau 4,9 Juta UMKM-K
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Polri Dukung Swasembada Pangan Nasional
Satu Bulan Putranya Hilang, Eva Mengetuk Pintu Gubernur Jabar Didampingi Relawan KDM Egi Sonia
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Forkopimda Kota Sukabumi Gelar Apel Siap Siaga
Iman Adinugraha Berlari Bersama Rakyat di AHY Fun Run 2025
TEMBUS 12 NEGARA, TEMPE AZAKI RAIH PRIMANIYARTA AWARD 2025
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Oktober 2025, Pagi yang Sangat Cerah!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:43 WIB

Realisasi PAD Parkir Meningkat, Dishub Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:29 WIB

Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025, Jangkau 4,9 Juta UMKM-K

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:35 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Polri Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 27 November 2025 - 17:17 WIB

Satu Bulan Putranya Hilang, Eva Mengetuk Pintu Gubernur Jabar Didampingi Relawan KDM Egi Sonia

Selasa, 4 November 2025 - 14:02 WIB

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Forkopimda Kota Sukabumi Gelar Apel Siap Siaga

Berita Terbaru