Direktur RSUD R. Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi Bakal Fokus Perbaiki IGD dan Rawat Jalan

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH dr. Yanyan Rusyandi saat mempimpin apel pagi belum lama ini.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH dr. Yanyan Rusyandi saat mempimpin apel pagi belum lama ini.

LITERASI MEDIA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH atau yang dikenal dengan RS Bunut Sukabumi, tengah melakukan sejumlah pembenahan besar di sektor pelayanan kesehatan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen manajemen baru di bawah kepemimpinan dr. Yanyan Rusyandi untuk merespons langsung keluhan masyarakat terkait kualitas dan kecepatan pelayanan.

Yanyan menjelaskan, salah satu perhatian utama pihaknya adalah pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) yang kerap mendapat sorotan publik karena dianggap lambat.

Berdasarkan data dan masukan yang diterima melalui Google Review maupun media sosial, banyak masyarakat mengeluhkan waktu tunggu yang terlalu lama di unit tersebut.

“Kami mendapati banyak keluhan soal lamanya pelayanan di UGD. Ini kami jadikan masukan penting untuk berbenah,” ujar Yanyan, pada Sabtu (10/11).

Baca Juga :  Diskominfo Kota Sukabumi Tingkatkan Pemanfaatan AI, ASN Dibekali Pelatihan dan Etika Digital

Menurutnya, Kementerian Kesehatan telah menetapkan standar waktu pelayanan di UGD, yakni tidak lebih dari empat jam setelah pasien dinyatakan harus dirawat. Standar ini kini dijadikan acuan utama dalam pembenahan manajemen layanan darurat RS Bunut.

“Standarnya jelas, maksimal empat jam setelah ditetapkan harus dirawat. Maka kami membuat terobosan agar bisa memenuhi standar tersebut,” tegasnya.

Selain memperbaiki sistem di UGD, manajemen rumah sakit juga tengah menata ulang pelayanan di rawat jalan, yang selama ini juga menjadi perhatian publik.

“Kami sedang menyiapkan berbagai inovasi untuk memangkas waktu tunggu di layanan rawat jalan. Tujuannya agar pasien mendapat pelayanan lebih cepat, nyaman, dan sesuai harapan masyarakat,” jelas Yanyan.

Baca Juga :  Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total

Lebih lanjut, Yanyan menegaskan bahwa seluruh pembenahan ini merupakan bagian dari upaya besar RS Bunut untuk menjadi rumah sakit yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu memberikan pelayanan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami fokus dulu memperbaiki IGD dan rawat jalan. Dua area ini yang paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi harus benar-benar prima,” tandasnya.

Dengan berbagai inovasi yang tengah dijalankan, Yanyan berharap ke depan RSUD R. Syamsudin, SH dapat kembali memperoleh kepercayaan masyarakat sebagai rumah sakit daerah yang profesional, cepat tanggap, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Kio).

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Program Berobat Gratis KDM, Juknis Belum Jelas!
DPRD dan Bupati Sukabumi Sepakat, Belanja Tak Prioritas Dievaluasi
DPRD Kabupaten Sukabumi dan TAPD Rampungkan Evaluasi Perubahan APBD 2026
Hamzah Gurnita: Ketahanan Kabupaten Sukabumi Harus Dimulai dari Daerah
Tujuh Fraksi Beri Catatan, DPRD Kabupaten Sukabumi Segera Bedah APBD 2027
Dinkes Kota Sukabumi Ajak Orang Tua Manfaatkan Bulan Imunisasi Kejar
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:43 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Program Berobat Gratis KDM, Juknis Belum Jelas!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:38 WIB

DPRD dan Bupati Sukabumi Sepakat, Belanja Tak Prioritas Dievaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:56 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dan TAPD Rampungkan Evaluasi Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru