Hamzah Gurnita Turun ke Cisolok, Bawa Semangat dan Seruan Selamatkan Alam Sukabumi

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, meninjau lokasi banjir bandang di wilayah Kecamatan Cisolok, Kamis (30/10/2025).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, meninjau lokasi banjir bandang di wilayah Kecamatan Cisolok, Kamis (30/10/2025).

LITERASI MEDIA – Kabut pagi belum sepenuhnya sirna ketika langkah-langkah tergesa terdengar di antara puing-puing dan lumpur yang masih menempel di jalanan Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok. Di sanalah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, berdiri menyapa warga yang tengah bergotong royong membersihkan sisa-sisa bencana banjir bandang.

Hamzah datang tak hanya membawa bantuan sembako dan kebutuhan pokok, tetapi juga membawa semangat agar warga tak kehilangan harapan. Bersama jajaran Ansor dan Banser NU, ia memeluk anak-anak kecil yang masih terlihat takut setiap kali mendengar gemuruh air dari kejauhan.

“Bencana ini bukan sekadar tentang kehilangan rumah, tapi tentang kehilangan rasa aman. Kami hadir untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri,” ucap Hamzah dengan suara berat, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Pria Paruh Baya Rudapaksa Anak 7 Tahun, Grib Jaya Kota Sukabumi dan PKH Dampingi Korban

Kehadirannya di lokasi bukan sekadar formalitas kunjungan pejabat. Ia berjalan menyusuri tepian sungai yang kini melebar, menatap tebing yang terkikis derasnya arus. Di matanya tampak keprihatinan mendalam, bukan hanya terhadap warga, tetapi juga terhadap kerusakan alam yang menjadi pemicu bencana.

“Kerusakan tata ruang kita sudah mengkhawatirkan. Saya melihat sendiri bagaimana bukit-bukit di sekitar sini dikeruk tanpa kendali. Kalau memang ada tambang ilegal, aparat harus tegas. Jangan tunggu korban berikutnya,” ujarnya tegas.

Bagi Hamzah, tragedi di Cisolok bukan hanya ujian alam, tapi juga peringatan keras bagi semua pihak untuk memperbaiki tata kelola lingkungan. Ia menegaskan, DPRD akan mendorong langkah konkret, bukan sekadar rapat atau wacana.

“Saya sepakat dengan banyak pihak yang menyoroti rusaknya alam Sukabumi. Tapi kita jangan berhenti di pernyataan. Mari duduk bersama, baik pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat. Kita butuh regulasi yang kuat dan tindakan nyata,” tambahnya.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor di Jawa Barat Berpotensi akan Lebih Parah dari Sumatra

Di sela kegiatan, warga menyambut bantuan dengan mata berkaca-kaca. Seorang ibu yang enggan disebutkan namanya, yang rumahnya tersapu banjir, berterima kasih atas perhatian yang datang dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, ada yang datang bantu. Kami cuma ingin bisa bangkit lagi,” ucapnya lirih.

Hamzah mengangguk, lalu menatap hamparan sawah yang kini tertimbun lumpur. Ia tahu, perjuangan belum selesai.

“Setelah lumpur ini surut, yang harus kita bangun bukan hanya rumah-rumah yang roboh, tapi juga semangat warga. Karena dari situlah harapan Sukabumi akan tumbuh kembali,” tutupnya. (kio).

Berita Terkait

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius
Dishub Ajukan Perbaikan Zebra Cross hingga CCTV, Realisasi Menunggu Persetujuan
Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia
15.800 Butir Obat-obatan Disita, Dua Pelaku Ditangkap di Kota Sukabumi
Peringati HBP ke-62, Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Donor Darah
Evaluasi Program MBG, Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat
Lahan Terminal Bisa Jadi Ladang Uang! Ini Aturan yang Bikin Pemkot Sukabumi Diuntungkan
Proses Penentuan Ketua PKB Kabupaten Sukabumi Dikebut, Ditargetkan Tuntas Mei
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:48 WIB

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Dishub Ajukan Perbaikan Zebra Cross hingga CCTV, Realisasi Menunggu Persetujuan

Jumat, 17 April 2026 - 13:05 WIB

Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia

Jumat, 17 April 2026 - 10:58 WIB

15.800 Butir Obat-obatan Disita, Dua Pelaku Ditangkap di Kota Sukabumi

Senin, 13 April 2026 - 18:00 WIB

Peringati HBP ke-62, Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Donor Darah

Berita Terbaru