Musda KNPI Kota Sukabumi Kondusif, Isu Regenerasi dan Fasilitas Pemuda Jadi Sorotan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI DPD KNPI Kota Sukabumi Kubu Nurul Jaman Hadi berlangsung kondusif. Namun di balik itu, sejumlah pekerjaan rumah (PR) di sektor kepemudaan masih menjadi sorotan dan dinilai perlu segera mendapat perhatian serius, terutama dari pemerintah daerah.

Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Nurul Jaman Hadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan musda kali ini merupakan bagian dari tahapan panjang organisasi yang telah melalui berbagai proses sebelum akhirnya sampai pada forum ke-16.

“Musda ini tidak serta-merta langsung ke-16, tapi melalui tahapan. Alhamdulillah hari ini berjalan kondusif dan kita berharap melahirkan ketua atau nahkoda baru yang bisa membawa KNPI lebih baik ke depan,” ujar Haji Aun, sapaan akrab Nurul Jaman Hadi, pada Senin (20/4).

Ia melanjutkan, meskipun di tengah dinamika KNPI Kota Sukabumi saat ini, terjadi dua kubu yaitu DPD KNPI yang dipimpin olehnya dan kubu yang dipimpin oleh Tantan, pihaknya menegaskan bahwa di Kota Sukabumi tetap mengedepankan persatuan.

Baca Juga :  Bukti PAD Meningkat, Wali Kota Sukabumi Resmikan Jembatan Kopeng

“Kalau di provinsi ada beberapa kubu, di Kota Sukabumi kita ingin satu KNPI. Panitia bahkan sudah mengundang dan menghubungi mereka langsung agar semua bisa ikut berpartisipasi,” katanya.

Ia menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi, namun harus tetap dijaga dengan etika.

“Dinamika itu biasa. Tapi jangan lupa ada etika dan persahabatan. Jabatan hanya sementara, pertemanan harus seumur hidup,” tegasnya.

Saat disinggung keputusan kenapa ia tidak kembali mencalonkan diri?, Haji Aun mengaku ingin memberi ruang untuk regenerasi kepemimpinan.

“Kemarin karena ada dinamika di KNPI Kota Sukabumi. Kalau dihitung, saya sudah sekitar dua periode atau hampir enam tahun seperti 2 periode. Kalau dilanjut bisa sampai sembilan tahun, itu terlalu lama,” ujarnya.

Baca Juga :  Fokus Wujudkan Isu Strategis, FPD Bappeda Kota Sukabumi Bahas Rencana Pembangunan 2027

Menurutnya, estafet kepemimpinan harus terus berjalan agar organisasi tetap hidup dan berkembang sebagai bentuk keberlangsungan. Selain soal kepemimpinan, ia juga menyoroti belum optimalnya dukungan terhadap kepemudaan di Kota Sukabumi.

Salah satunya terkait Rencana Aksi Daerah (RAD) pelayanan kepemudaan yang dinilai penting sebagai indikator kota layak pemuda.

“RAD pelayanan kepemudaan harus segera digulirkan. Ini bukti bahwa kita layak menjadi kota pemuda,” jelasnya.

Di sisi lain, minimnya fasilitas juga menjadi perhatian. Hingga kini, Kota Sukabumi dinilai belum memiliki gedung pemuda yang representatif.

“Teman-teman organisasi bahkan harus menyewa hotel untuk kegiatan. Ini tentu menjadi PR bersama,” katanya.

Ke depan, ia berharap KNPI tidak hanya menjadi mitra strategis pemerintah, tetapi juga mitra kritis yang mampu memberi masukan secara konstruktif.

“Kalau ada yang perlu dievaluasi, harus disampaikan. Tapi dengan cara intelektual, bukan arogansi,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

PMII Sukabumi Kritik Keras Penggunaan Stadion untuk Kegiatan Non-Olahraga
PDAM TBW Sukabumi Tegaskan Air Kemasan Diproduksi Pihak Ketiga, Gunakan Skema Maklon
Comeback Dramatis, Persib Selamat dari Kekalahan Lawan Dewa United
Pemprov Jabar Klarifikasi Kerusakan Jalan Baros–Sagaranten, Sebut Masih Tahap Pengerjaan
Sudar Fauzi Pimpin KNPI Sukabumi, Fokus Konsolidasi dan Program Triharmoni
Agus Samsul Kutuk Kerusakan Stadion Surya Kencana, Desak Disporapar Dipanggil
TerAmbyar Festival Jadi Bahan Evaluasi, Pemkot Dorong Perbaikan Infrastruktur
Peredaran Obat Keras Ilegal di Sukabumi Kembali Disorot, Warga Resah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:09 WIB

PMII Sukabumi Kritik Keras Penggunaan Stadion untuk Kegiatan Non-Olahraga

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

PDAM TBW Sukabumi Tegaskan Air Kemasan Diproduksi Pihak Ketiga, Gunakan Skema Maklon

Selasa, 21 April 2026 - 10:27 WIB

Comeback Dramatis, Persib Selamat dari Kekalahan Lawan Dewa United

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Pemprov Jabar Klarifikasi Kerusakan Jalan Baros–Sagaranten, Sebut Masih Tahap Pengerjaan

Senin, 20 April 2026 - 16:58 WIB

Agus Samsul Kutuk Kerusakan Stadion Surya Kencana, Desak Disporapar Dipanggil

Berita Terbaru