Kepala Badan Gizi Nasional, Buka Suara soal Anggaran MBG yang Melesat!

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkap alasan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) naik drastis ke Rp335 triliun pada tahun depan.

Dadan menjelaskan peningkatan jumlah anggaran MBG menyesuaikan peningkatan jumlah penerima manfaat. Tahun depan, program ini akan menyasar 82,9 juta orang selama setahun penuh.

“(Tahun ini) mulainya dari 190 SPPG dengan 300 ribu penwrima manfaat yang terus naik bertahap. Sampai akhir Juli saja baru melayani 7 juta,” Mengutip CNN Rabu (20/8)

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Hadiri Munas VII Apeksi 2025, Bahas Strategi Peningkatan PAD dan Revitalisasi Aset

Ia mengatakan pemerintah memang menargetkan 82,9 juta penerima MBG tahun 2025. Akan tetapi, angka itu kemungkinan baru bisa dicapai paling cepat November.

Berbeda dengan tahun 2025, BGN akan menjalankan MBG secara penuh tahun depan. MBG akan diberikan ke 82,9 juta orang mulai 1 Januari.

“Nah, tahun depan 82,9 juta mulai dari Januari dan terus kontinyu sampai Desember,” ujarnya.

Saat ditanya apakah akan ada penambahan anggaran per porsi makanan, Dadan memastikan tidak ada.

Baca Juga :  Soroti Hardiknas, DPRD Sukabumi Minta Anggaran Pendidikan Tak Tersedot MBG

Budget MBG per porsi tetap Rp10 ribu per orang per hari, seperti yang berlaku saat ini.

“Biaya bahan baku tetap, yang naik kan jumlah penerima manfaatnya,” ucap Dadan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan anggaran MBG pada RAPBN 2026. Program andalan Prabowo itu diberi jatah anggaran Rp335 triliun.

Pada APBN 2025, MBG dijatah anggaran Rp71 triliun. Prabowo menambah anggaran program itu menjadi Rp171 triliun untuk mengejar target 82,9 juta orang penerima di akhir tahun.

Berita Terkait

Dibalik PAD Kota Sukabumi, Juru Parkir Masih Menanti Peningkatan Kesejahteraan
Kejar Target Imunisasi, Dinkes Kota Sukabumi Luncurkan Program Gempita
Wali Kota Sukabumi Lantik Puluhan Pejabat, Tekankan Soliditas dan Integritas Birokrasi
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran
Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi
Kota Sukabumi Kucurkan Rp681 Juta untuk Jaminan BPJS Pekerja Rentan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:03 WIB

Dibalik PAD Kota Sukabumi, Juru Parkir Masih Menanti Peningkatan Kesejahteraan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:06 WIB

Kejar Target Imunisasi, Dinkes Kota Sukabumi Luncurkan Program Gempita

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:18 WIB

Wali Kota Sukabumi Lantik Puluhan Pejabat, Tekankan Soliditas dan Integritas Birokrasi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru