Diduga Terlibat Judol, 571 Data Penerima Bantuan di Kota Sukabumi Dihapus Kemensos

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Kementerian Sosial (Kemensos) menghapus 571 data penerima bantuan di Kota Sukabumi karena memiliki rekening bank yang diduga terlibat dalam judi online (Judol).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, data penerima yang dihapus terdiri dari 201 penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dan 370 penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Penyuluh Sosial Ahli Muda Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, Arif Nur Rachman, menjelaskan sesuai dengan arahan Kemensos, para penerima bantuan yang datanya dihapus tersebut, bisa melakukan sanggahan dengan menyertakan sejumlah syarat seperti surat pernyataan yang diketahui oleh Ketua RT dan RW.

“Jika di lapangan ada perbedaan fakta bisa menyanggah dengan memberikan surat pernyataan yang diketahui Ketua RT dan RW, kemudian bersurat ke Dinas Sosial didampingi oleh pendamping bansos baik PKH ataupun sembako. Nanti Dinas Sosial akan membuat berita acara penyanggahan, disertakan dengan alasan dan foto rumah yang bersangkutan. Mudah-mudahan bisa dilakukan perbaikan data,” ujarnya belum lama ini.

Baca Juga :  Tiga Pemuda Sukabumi Tiba di Kuwait, Program “Sukabumi Go Internasional” Tunjukkan Hasil Nyata

Sesuai dengan ketentuan dari Kemensos, kata dia, terdapat tujuh alasan yang memungkinkan seseorang untuk melakukan sanggahan, seperti KTP dipergunakan oleh orang lain tanpa sepengetahuan pemilik.

“Misalkan KTP pernah dipinjamkan ke orang lain, atau digunakan orang lain tanpa sepengetahuan pemilik, nomor rekening bank dipinjamkan ke orang lain, kemudian memindahtangankan rekening ke orang lain, pernah membantu membayarkan transaksi judol orang lain, membuka dan menggunakan aplikasi online yang terafiliasi judol, atau handphone terkena spam atau phising sehingga digunakan untuk judol,” bebernya.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Tekankan Profit BLUD untuk Kesejahteraan Masyarakat

Ia pun mengingatkan kepada para penerima bantuan untuk menjaga data pribadi, serta menggunakan rekening bank sesuai dengan peruntukannya.

Adapun ketika ditanya jadwal penyaluran bantuan sosial, ia menerangkan rencananya bantuan akan disalurkan pada Bulan Oktober, untuk jatah bantuan Bulan Juli hingga September.

Saat ini tengah dilakukan pembukaan rekening dan pencetakan kartu baru oleh pendamping PKH dan BNPT di Bank BNI bagi 1.688 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan PKH dan 2.308 KPM BPNT, dengan target penyelesaian pada akhir Bulan September.

Secara total Kemensos akan menyalurkan bantuan PKH bagi lebih dari 15 ribu KPM dan sekitar tujuh ribu KPM penerima BPNT di Kota Sukabumi. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran
Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar
Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total
Program Sosial RS Bunut Bantu Pasien Bibir Sumbing Dapatkan Harapan Baru
Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi
Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap, Dua Lainnya Masih Buron
Muscab Pramuka 2026, Wali Kota Sukabumi Soroti Pentingnya Pembinaan Karakter Pelajar
Kota Sukabumi Kucurkan Rp681 Juta untuk Jaminan BPJS Pekerja Rentan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:29 WIB

Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:43 WIB

Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:08 WIB

Program Sosial RS Bunut Bantu Pasien Bibir Sumbing Dapatkan Harapan Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi

Berita Terbaru