Demi Pelayanan Kesehatan Paripurna, Ayep Zaki Dorong Puskesmas Bertransformasi BLUD

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki. Foto: Istimewa.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus cepat, tepat, dan profesional. Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi tidak boleh membiarkan masyarakat menunggu hanya karena persoalan administratif.

Hal tersebut disampaikan H. Ayep Zaki saat menggelar pertemuan bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), jajaran kepala puskesmas se-Kota Sukabumi, serta pimpinan Rumah Sakit Al Mulk di Rumah Dinas Wali Kota, pada Minggu (8/3).

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Sukabumi.

H. Ayep Zaki juga menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur agar pelayanan kesehatan dasar semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Dalam arahannya, ia mendorong percepatan transformasi puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Menurutnya, melalui skema BLUD, puskesmas dan RS Al Mulk akan memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan sehingga kebutuhan yang bersifat mendesak dapat dipenuhi lebih cepat tanpa terhambat prosedur panjang.

Baca Juga :  Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Sukabumi Rayakan Hasil Laga Persib

“Dengan BLUD, kita ingin memastikan seluruh kebutuhan penting, baik sarana, prasarana, maupun penunjang layanan, dapat segera direalisasikan demi pelayanan yang lebih efektif dan profesional,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah kepala puskesmas menyampaikan berbagai usulan pengembangan layanan. Diantaranya peningkatan pelayanan dental dan kesehatan gigi, layanan khitanan, hingga kebutuhan fasilitas serta sarana penunjang lainnya guna menunjang pelayanan yang lebih komprehensif.

Menanggapi hal tersebut, H. Ayep Zaki menegaskan bahwa setelah Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait BLUD rampung, realisasi kebutuhan pelayanan kesehatan akan segera dilaksanakan. Ia memastikan prosesnya tetap melalui koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan serta berada dalam pengawasan pimpinan daerah.

“Setelah regulasinya selesai, kita tidak perlu lagi menunggu mekanisme anggaran APBD untuk kebutuhan yang mendesak. Semua tetap terkoordinasi dan terkontrol,” jelasnya.

Selain transformasi kelembagaan, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan jam layanan puskesmas, baik pada pagi maupun sore hari. Hal ini dilakukan agar akses pelayanan kesehatan semakin luas dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Baca Juga :  Pengurus DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik, Ini Pesan Gubernur Jabar

“Kita juga mendorong pemberian layanan bagi pasien mandiri dengan tarif yang lebih terjangkau, sehingga seluruh lapisan masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Sukabumi, Ida Halimah, menyampaikan bahwa arahan langsung dari Wali Kota menjadi penguatan komitmen bagi seluruh jajaran kesehatan. Ia juga menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan akan diikuti dengan pemenuhan sarana, prasarana, serta sumber daya pendukung secara bertahap.

“Transformasi ini bukan hanya soal status kelembagaan, tetapi tentang perubahan pola kerja dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dengan penerapan BLUD di seluruh puskesmas, Pemkot Sukabumi berharap terwujud pelayanan kesehatan yang semakin prima, cepat, dan profesional. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan publik yang berdampak nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kota Sukabumi.

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran
Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar
Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total
Program Sosial RS Bunut Bantu Pasien Bibir Sumbing Dapatkan Harapan Baru
Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi
Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap, Dua Lainnya Masih Buron
Muscab Pramuka 2026, Wali Kota Sukabumi Soroti Pentingnya Pembinaan Karakter Pelajar
Kota Sukabumi Kucurkan Rp681 Juta untuk Jaminan BPJS Pekerja Rentan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:29 WIB

Kurun 4 Bulan! 138 Bencana di Kota Sukabumi Sebabkan Kerugian Capai Rp5,4 Miliar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:43 WIB

Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:08 WIB

Program Sosial RS Bunut Bantu Pasien Bibir Sumbing Dapatkan Harapan Baru

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi

Berita Terbaru