LITERASI MEDIA – Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Job Fair Sukabumi 2026 terbilang tinggi. Berdasarkan laporan sementara, tercatat sebanyak 1.685 pencari kerja (Pencaker) telah melakukan registrasi dalam kegiatan tersebut.
Menariknya, mayoritas peserta berasal dari luar Kota Sukabumi. Sekitar 60 persen peserta merupakan warga luar daerah, termasuk dari Kabupaten Sukabumi, sementara 40 persen lainnya merupakan warga Kota Sukabumi.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, usai menghadiri pelaksanaan Job Fair Sukabumi 2026, yang digelar di Kampus Politeknik Sukabumi, Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Sabtu (25/4).

Ia menjelaskan, Job Fair ini menjadi salah satu upaya konkret dalam menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Sukabumi yang saat ini mencapai sekitar 15.240 orang atau 8,19 persen dari total angkatan kerja.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 20 perusahaan turut berpartisipasi, baik dari dalam negeri maupun internasional. Sejumlah perusahaan diketahui berasal dari Tiongkok dengan berbagai sektor industri seperti manufaktur, permesinan, hingga konstruksi.
“Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat, baik dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi, untuk mendapatkan pekerjaan, termasuk di perusahaan internasional yang beroperasi di wilayah Jabodetabek, Purwakarta, dan Subang,” ujar Punjul, kepada literasimedia.com.
Punjul menjelaskan, terdapat sekitar 45 bidang pekerjaan yang ditawarkan dalam Job Fair ini, sehingga memberikan pilihan luas bagi para pencaker sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian masing-masing.
“Terkait jumlah peserta yang langsung terserap kerja dalam kegiatan ini, kita masih menunggu laporan resmi dari perusahaan yang terlibat,” katanya.
Selain itu, Pemkot Sukabumi terus mendorong sinergi berbagai pihak dalam mengatasi persoalan angka TPT di Kota Sukabumi ini, termasuk dengan membuka peluang kerja baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Ke depan, kegiatan Job Fair direncanakan akan digelar secara rutin hingga empat kali dalam setahun. Pelaksanaan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.
“Saya mengimbau para lulusan baru, khususnya siswa kelas 3 SMA/SMK yang akan lulus pada Mei–Juni, untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal memasuki dunia kerja,” tambahnya.
Berdasarkan data, jumlah penduduk yang masuk ke Kota Sukabumi pada 2025 mencapai sekitar 12.000 orang dan diperkirakan akan terus bertambah. Kondisi ini menjadikan Kota Sukabumi sebagai daerah dengan daya tarik tinggi, sekaligus tantangan dalam penyediaan lapangan kerja.
“Jadi kami sangat welcome bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Sukabumi, baik untuk bekerja, pendidikan, maupun sektor lainnya, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









