LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi melepas 18 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 13 JKS untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelepasan dilakukan langsung Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (7/5).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para asisten daerah, staf ahli, kepala perangkat daerah, hingga para camat.
Kepala Kemenag Kota Sukabumi, Samsul Puad, menyampaikan sebanyak 18 jemaah calon haji asal Kota Sukabumi akan diberangkatkan tahun ini. Rinciannya terdiri atas lima jemaah laki-laki dan 13 perempuan.
“Jemaah tertua atas nama Nur Laila berusia 85 tahun, sedangkan jemaah termuda Aliyah Nabilah Putri berusia 18 tahun,” ujar Samsul.
Ia menjelaskan, seluruh jemaah tergabung dalam Kloter 13 JKS bersama jemaah asal Kabupaten Sukabumi dan Kota Bekasi. Para jemaah dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Embarkasi Bekasi sebelum bertolak menuju Bandara Jeddah pada Jumat pagi.
Samsul juga mengapresiasi dukungan Pemkot Sukabumi yang dinilai aktif membantu proses persiapan keberangkatan jemaah haji tahun ini.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang menjadi kebanggaan bagi umat Islam. Dalam momen tersebut, ia juga menyerahkan cendera mata secara simbolis kepada para calon jemaah haji sebagai bentuk dukungan dan doa dari Pemkot Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan masa tunggu keberangkatan haji agar ke depan lebih normal dan merata bagi masyarakat Indonesia. Ia turut mengajak para jemaah dan masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, memperkuat gotong royong, serta saling mendoakan demi kemajuan daerah.
“Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” katanya.
Selain itu, Pemkot Sukabumi disebut terus memperkuat berbagai program strategis berbasis keagamaan, termasuk pengembangan konsep Kota Halal yang tetap berlandaskan nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu, Pemkot Sukabumi juga menargetkan tata kelola pelayanan haji menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Barat. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









