Kasus Penganiayaan Perempuan Sukabumi di Jakarta Utara, GRIB Jaya Kawal Proses Hukum

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan. Foto: Istimewa

Ilustrasi penganiayaan. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Organisasi Masyarakat (Ormas) GRIB Jaya DPC Kota Sukabumi melalui PAC Citamiang, kini tengah melakukan pendampingan hukum terkait seorang perempuan asal Kota Sukabumi berinisial SA yang diduga menjadi korban penganiayaan di wilayah Jakarta Utara.

Ketua PAC Citamiang, Heru Saherudin, mengatakan pihaknya tengah mengawal proses hukum yang saat ini bergulir di Polres Jakarta Utara. Bahkan, tim pendamping disebut sedang dalam perjalanan untuk memenuhi pemanggilan kedua dari kepolisian.

“Kasus ini sedang kami dampingi. Tim kami saat ini menuju Polres Jakarta Utara untuk memenuhi pemanggilan kedua,” ujarnya, Selasa (28/4).

Peristiwa penganiayaan tersebut diduga terjadi di sebuah apartemen milik terduga pelaku di kawasan Pantai Indah Kapuk, sekitar akhir Maret hingga awal April 2026. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, tubuh, serta kedua tangan.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri 1447 Hijriah, Bey Store di Pasar Marema Sediakan Pakaian Berkualitas dan Kekinian

Diketahui, korban merupakan karyawan di perusahaan milik terduga pelaku yang bergerak di bidang mebel dan interior di kawasan Bahari, Jakarta Utara. Korban telah bekerja selama kurang lebih dua tahun di perusahaan tersebut.

Selain dugaan kekerasan fisik, pihak pendamping juga mengungkap adanya intimidasi yang dialami korban. Terduga pelaku disebut terus melakukan teror, termasuk melalui pesan suara dan chat yang juga menyasar keluarga korban di Sukabumi.

Pihak keluarga juga menyoroti dugaan kebocoran data visum yang diduga dengan cepat diketahui oleh terduga pelaku. Hal ini memunculkan kecurigaan adanya pihak internal yang membocorkan informasi tersebut.

“Kami menduga ada kebocoran data visum karena pelaku bisa cepat mengetahuinya. Ini yang sedang kami soroti,” ungkap Heru.

Baca Juga :  Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius

Kasus ini pertama kali dilaporkan ke Polres Jakarta Utara pada awal April 2026 dan hingga kini masih dalam proses penanganan. Keluarga korban berharap penegakan hukum dapat berjalan secara adil tanpa adanya intervensi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris GRIB Jaya DPC Kota Sukabumi, Acep Usman Abdullah, mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

“Kami mengecam keras tindakan kekerasan ini dan meminta aparat penegak hukum menanganinya secara cepat, adil, dan tanpa intervensi dari pihak manapun,” tegasnya.

Ia menambahkan, GRIB Jaya akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk komitmen dalam membela masyarakat yang mencari keadilan.

“GRIB Jaya akan selalu hadir bersama masyarakat dalam menyuarakan keadilan,” pungkasnya. (Boy)

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru