Tragedi Jetski di Palabuhanratu, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Evaluasi Wisata Air

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Tragedi kecelakaan jetski di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, yang menewaskan seorang wisatawan asal Arab Saudi, menjadi tamparan keras bagi tata kelola wisata air di Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga memantik sorotan tajam dari masyarakat dan legislatif daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan insiden tersebut harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan wisata berisiko tinggi, khususnya wahana olahraga air seperti jetski.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Resmikan Gapura Tugu Batas Kota di Momen Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80

“Aspek keselamatan tidak boleh dipandang sebelah mata. Legalitas dan perizinan bukan sekadar formalitas, melainkan pintu utama untuk memastikan sebuah usaha wisata layak beroperasi,” tegasnya.

Menurut Budi, pengelola yang mengabaikan izin hampir pasti juga lalai dalam penerapan SOP keselamatan. Padahal, wisata air menuntut kesiapsiagaan maksimal, mulai dari kelayakan wahana, kompetensi operator, hingga kesiapan tim penyelamat.

“Kalau izinnya saja tidak ditempuh, bagaimana kita bisa menjamin SOP penyelamatan benar-benar diterapkan? Ini menyangkut nyawa orang. Jangan sampai kelalaian mencoreng wajah pariwisata Sukabumi di mata nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Bulan Ramadan, DPRD Kota Sukabumi Minta Pengawasan MBG Diperketat

Budi mendesak pemerintah daerah bersama aparat terkait bertindak tegas menertibkan wahana wisata tanpa izin lengkap. Ia berharap tragedi ini menjadi titik balik pembenahan sektor pariwisata agar setiap destinasi benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Aturan dibuat untuk keselamatan bersama. Pengelola wajib taat asas, dan pemerintah tidak boleh ragu menegakkan regulasi. Jangan sampai keselamatan dikorbankan demi keuntungan semata,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius
Dishub Ajukan Perbaikan Zebra Cross hingga CCTV, Realisasi Menunggu Persetujuan
Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia
15.800 Butir Obat-obatan Disita, Dua Pelaku Ditangkap di Kota Sukabumi
Peringati HBP ke-62, Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Donor Darah
Evaluasi Program MBG, Komunikasi dan Edukasi Anggaran Dinilai Perlu Diperkuat
Lahan Terminal Bisa Jadi Ladang Uang! Ini Aturan yang Bikin Pemkot Sukabumi Diuntungkan
Proses Penentuan Ketua PKB Kabupaten Sukabumi Dikebut, Ditargetkan Tuntas Mei
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:48 WIB

Warga Perbaiki Jalan Rusak di Nyalindung Secara Swadaya, Minta Penanganan Serius

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Dishub Ajukan Perbaikan Zebra Cross hingga CCTV, Realisasi Menunggu Persetujuan

Jumat, 17 April 2026 - 13:05 WIB

Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sukabumi Terungkap, Polisi Amankan Seorang Lansia

Jumat, 17 April 2026 - 10:58 WIB

15.800 Butir Obat-obatan Disita, Dua Pelaku Ditangkap di Kota Sukabumi

Senin, 13 April 2026 - 18:00 WIB

Peringati HBP ke-62, Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Donor Darah

Berita Terbaru