Rapat Paripurna Jadi Titik Awal, Kota Sukabumi Siapkan Lompatan Infrastruktur

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD digelar Kamis (30/4). (Istimewa)

Rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD digelar Kamis (30/4). (Istimewa)

LITERASI MEDIA – Saat itu, ruang rapat paripurna DPRD di Kota Sukabumi tak sekadar menjadi tempat berkumpulnya para pejabat. Ia berubah menjadi ruang pertemuan antara harapan warga dan arah kebijakan pemerintah. Di sanalah, suara-suara dari gang sempit, jalan berlubang, hingga keluhan drainase yang kerap tersumbat, disampaikan dalam forum resmi yang menentukan wajah kota ke depan.

Rapat paripurna yang digelar Kamis (30/4) tersebut mengagendakan penyampaian hasil reses anggota DPRD, sebuah proses yang mungkin terlihat administratif, namun sesungguhnya menjadi jembatan antara realitas di lapangan dengan kebijakan di meja pemerintahan.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD serta jajaran pemerintah daerah, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan bahwa setiap aspirasi yang dihimpun bukan sekadar catatan, melainkan bahan baku utama dalam merancang pembangunan.

“Ini adalah cerminan kebutuhan masyarakat. Apa yang disampaikan akan kami pelajari dan menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan,” ujarnya.

Baca Juga :  105 Tahun Rumah Sakit Bunut, Menyingkap Jejak Sejarah RSUD Tertua di Kota Sukabumi

Dari berbagai usulan yang masuk, satu benang merah tampak jelas: infrastruktur masih menjadi kebutuhan paling mendesak. Jalan lingkungan yang rusak, akses kota yang perlu diperbaiki, hingga konektivitas antarwilayah menjadi sorotan utama. Tak hanya itu, persoalan klasik seperti drainase, penerangan jalan, hingga pengelolaan sampah juga terus mengemuka.

Bagi banyak warga, infrastruktur bukan sekadar beton dan aspal. Ia adalah akses menuju pekerjaan, keamanan saat melintas di malam hari, hingga kenyamanan hidup sehari-hari. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menempatkan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama dalam tiga tahun ke depan.

Rencana tersebut tidak berdiri sendiri. Ia berangkat dari rangkaian proses panjang, mulai dari reses DPRD hingga musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang mengumpulkan aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Kapolsek Cikole dan Kasat Intelkam Polres Sukabumi Kota Resmi Dijabat Pejabat Baru

Namun, pembangunan tidak hanya berbicara soal jalan dan drainase. Pemkot Sukabumi juga menyiapkan penataan kawasan perkantoran agar lebih representatif. Gedung-gedung pemerintahan, termasuk fasilitas DPRD, akan ditingkatkan kualitasnya untuk menunjang pelayanan publik yang lebih optimal.

Di balik semua rencana itu, ada satu hal yang menjadi kunci: sinergi. Wali Kota menekankan bahwa hubungan yang solid antara eksekutif dan legislatif akan menentukan kecepatan realisasi program.

“Kolaborasi ini penting, tidak hanya untuk mempercepat pembangunan, tetapi juga dalam membuka peluang sumber pendanaan yang lebih luas,” ungkapnya.

Pada akhirnya, rapat paripurna itu bukan sekadar forum formal. Ia adalah titik temu antara harapan warga dan komitmen pemerintah. Dari ruang itulah, masa depan Kota Sukabumi perlahan dirancang, dimulai dari mendengar, lalu bergerak, dan diharapkan berujung pada perubahan nyata di tengah masyarakat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru