LITERASI MEDIA – Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mendukung arah pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Tahun 2026 di Aula Sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Sukabumi, Kamis (14/5).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan organisasi kepramukaan, di antaranya Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Barat, Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi, perwakilan Kwartir Daerah Jawa Barat, jajaran Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dispora, hingga para camat se-Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, H. Ayep Zaki yang juga menjabat sebagai Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Sukabumi menegaskan bahwa Pramuka bukan hanya organisasi pendidikan nonformal, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membentuk karakter bangsa dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Gerakan Pramuka harus hadir menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah, terutama dalam membina generasi muda agar memiliki karakter, disiplin, dan jiwa kebangsaan yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka selaras dengan semangat empat pilar kebangsaan dan implementasi Pancasila, khususnya sila ketiga tentang Persatuan Indonesia.
Ia berharap pembinaan Pramuka dapat terus berjalan berkelanjutan sejak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
Selain itu, Ayep juga mengajak seluruh elemen Pramuka untuk ikut terlibat aktif dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Kota Sukabumi, mulai dari penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, pengangguran, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan sosial dan budaya masyarakat agar kesejahteraan bisa dirasakan secara merata,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengungkapkan rencana pembenahan Bumi Perkemahan Cikundul yang akan masuk program pembangunan daerah pada 2027 hingga 2028 mendatang.
Ia juga berharap keberadaan Gerakan Pramuka Kota Sukabumi dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus mampu mencetak prestasi hingga tingkat nasional.
Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sendiri menargetkan terwujudnya visi “Kota Sukabumi Emas 2035” dengan berbagai indikator pembangunan, di antaranya bebas stunting, menekan angka pengangguran dan kemiskinan ekstrem, serta menciptakan lingkungan dan infrastruktur yang layak dan berkualitas. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









