Belajar Mengurus Jenazah, Warga RW 007 Gunungpuyuh Menyatu dalam Kepedulian

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Di bawah langit cerah Sabtu pagi, pelataran Yayasan Nur Hayatul Islam di Kelurahan Gunungpuyuh tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga Kota Paris Kulon (KPK) RW 007 berdatangan, sebagian membawa buku catatan, sebagian lagi datang berkelompok sambil berbincang ringan.

Mereka bukan berkumpul untuk kegiatan seremonial, melainkan untuk mempelajari sesuatu yang jarang disentuh, tetapi sangat penting, pemulasaraan jenazah.

Seminar yang diinisiasi RW 007 ini disambut antusias. Tema yang diangkat yaitu *meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengurusan jenazah sesuai syariat dan kesehatan* seolah menegaskan bahwa kematian, meski tak pernah direncanakan, adalah bagian hidup yang harus disiapkan dengan hormat.

Ketua RW 007, Iing Solihin, memandang kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bentuk tanggung jawab sosial. Dengan suara tenang ia mengingatkan peserta mengurus jenazah bukan pekerjaan ringan, namun sebuah amal ibadah yang nilai pahalanya tak terbandingkan.

Baca Juga :  MPC PP Kota Sukabumi Larang Keras Pemasangan Bendera Merah Putih Berdampingan dengan Simbol 'One Piece'
“Ini tugas mulia. Kita harus siap menghormati saudara seiman ketika ajal menjemput,” ujarnya. 

Iing ingin masyarakat di wilayahnya mandiri, tidak selalu menunggu petugas dari luar ketika keadaan mendadak terjadi.

Di antara peserta yang duduk dengan penuh perhatian, tampak Momi Soraya, penasihat Yayasan Nur Hayatul Islam.

Dalam sambutannya, ia menekankan pemulasaraan bukan hanya proses teknis. Ada sisi kemanusiaan, empati, dan amanah agama yang harus berjalan beriringan.

Pengetahuan yang minim, katanya, sering kali membuat keluarga kebingungan saat berduka. “Mengurus jenazah bukan sekadar memandikan atau mengafani. Ada rasa hormat yang harus dijaga, ada aturan syariat dan standar kesehatan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Melalui bimbingan teknis ini, peserta diajak memahami urutan pengurusan jenazah, penanganan awal, tata cara memandikan, mengkafani, hingga penyiapan akhir. Tidak sedikit warga yang mencatat setiap detail, khawatir ada langkah yang terlewat.

Baca Juga :  GPM Serentak Digelar, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Perkuat Ekosistem Pangan Nasional

Materi yang disampaikan pelan namun tegas membuat suasana terasa begitu dekat dengan pengalaman nyata.

Di sela kegiatan, Wawan Kurniawan, tokoh masyarakat RW 007 menyampaikan pandangannya. Suaranya bergetar ringan, seolah merefleksikan pengalaman pribadi.

“Kegiatan ini sangat mulia. Kita tidak tahu kapan ajal datang,” ujarnya pelan. Bagi Wawan, memiliki warga yang terampil dalam pemulasaraan adalah bentuk kesiapsiagaan lingkungan. Dalam duka, katanya, masyarakat harus saling menopang.

Seminar hari itu bukan hanya soal keterampilan teknis. Lebih dari itu, ia menjadi ruang pertemuan antara ilmu, empati, dan kepedulian. Ketika kegiatan usai, para peserta bertegur sapa sambil terus membahas materi yang mereka pelajari, menandakan bahwa edukasi ini telah membuka kesadaran baru.

RW 007 tak hanya ingin warganya memahami proses pemulasaraan, tetapi juga menjaga nilai paling fundamental, memuliakan sesama manusia hingga ke peristirahatan terakhir. (kio).

 

 

Berita Terkait

Pesona dan Ancaman di Pantai Selatan Sukabumi, Iman Adinugraha Ingatkan Wisatawan
309 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Sukabumi Terima Remisi Khusus Idulfitri 1447 Hijriah
Pererat Silaturahmi dan Santuni Yatim Piatu, PWI Kota Sukabumi Gelar Buka Bersama
Kabar Baik! Ayep Zaki Usulkan ke KDM Jalan Merbabu Kota Sukabumi Dibeton
Jamkrindo Bersama IFG Group Memberangkatkan 25.304 Pemudik
Kodrat Boxer Kota Sukabumi Gelar Buka Bersama, Dorong Peningkatan Akhlak dan Prestasi
Demi Pelayanan Kesehatan Paripurna, Ayep Zaki Dorong Puskesmas Bertransformasi BLUD
Gelar Buka Bersama di MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Ini Pesan Ayep Zaki
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 12:14 WIB

Pesona dan Ancaman di Pantai Selatan Sukabumi, Iman Adinugraha Ingatkan Wisatawan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:43 WIB

309 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Sukabumi Terima Remisi Khusus Idulfitri 1447 Hijriah

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:23 WIB

Pererat Silaturahmi dan Santuni Yatim Piatu, PWI Kota Sukabumi Gelar Buka Bersama

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:23 WIB

Kabar Baik! Ayep Zaki Usulkan ke KDM Jalan Merbabu Kota Sukabumi Dibeton

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:05 WIB

Jamkrindo Bersama IFG Group Memberangkatkan 25.304 Pemudik

Berita Terbaru