Prestasi Gemilang, Realisasi Belanja Kota Sukabumi Tempati Peringkat 3 Nasional

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat koordinasi nasional (rakornas) melalui Zoom Meeting Room bersama Menteri Keuangan dan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (20/10).

Suasana rapat koordinasi nasional (rakornas) melalui Zoom Meeting Room bersama Menteri Keuangan dan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (20/10).

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kinerja keuangan daerah yang sehat dan berdaya dorong tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Hal itu disampaikan usai mengikuti rapat koordinasi nasional (rakornas) melalui Zoom Meeting Room bersama Menteri Keuangan dan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (20/10).

Dalam rakor tersebut dibahas dua isu penting, yakni percepatan realisasi belanja daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, serta pengendalian harga beras sebagai salah satu komoditas strategis rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kota Sukabumi, Asisten Daerah II, Kepala Bappeda, Kadin, DKP3, Diskumindag, dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi.

Dari laporan terbaru, Kota Sukabumi mencatat prestasi membanggakan. Per akhir September 2025, Kota Sukabumi menempati peringkat ke-16 tertinggi secara nasional dalam persentase realisasi pendapatan APBD kota, yakni sebesar 75,94 persen, dan masuk dalam kelompok 20 kota dengan realisasi pendapatan terbesar di Indonesia.

Baca Juga :  Lagi, Jamkrindo Tingkatkan Nilai Tambah Buah Lokal Sukabumi

Tak hanya itu, dalam hal realisasi belanja daerah, Sukabumi menempati urutan ke-3 terbaik di Indonesia, dengan capaian 70,08 persen.

Angka ini dinilai ideal karena menunjukkan keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran daerah.

“Selisih antara pendapatan dan belanja yang seimbang menandakan pengelolaan keuangan kita sehat, risiko gagal bayar rendah, dan tidak ada pengendapan dana di kas daerah,” jelas Ayep Zaki.

Meski begitu, Wali Kota Ayep menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Ia menilai masih ada ruang evaluasi dan peningkatan kinerja agar ke depan realisasi APBD dapat lebih cepat, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Kota Sukabumi Kritisi Pembentukan Tim 10

“Saya apresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah, tapi kita belum boleh puas. Setiap tahun ada target baru, dan kuncinya semua harus kompak dan solid agar APBD benar-benar memberi manfaat bagi warga,” tegasnya.

Ayep juga menambahkan, percepatan realisasi belanja bukan sekadar memenuhi angka, tetapi memastikan dana publik terserap untuk kegiatan produktif yang mendorong ekonomi masyarakat.

“Semakin cepat uang berputar di daerah, semakin banyak kegiatan ekonomi tumbuh, dan itu artinya kesejahteraan ikut meningkat,” tuturnya.

Dengan capaian ini, Kota Sukabumi semakin menunjukkan diri sebagai daerah dengan tata kelola fiskal yang disiplin, transparan, dan adaptif terhadap arahan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. (Kio).

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru